Berita

DPW PPP Jatim masih harus menunggu revisi SK dari DPP sebelum bisa melakukan aktivitas keorganisasian/RMOLJatim

Politik

Gegara Satu Hal Ini, DPW PPP Jatim Belum Bisa Gelar Kegiatan Partai

JUMAT, 08 OKTOBER 2021 | 13:45 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Pengurus Dewan Pimpinan Wilayah Partai Persatuan Pembangunan (DPW PPP) Jawa Timur periode 2021-2026 belum bisa melakukan banyak aktivitas untuk menggerakan organisasi. Penyebabnya, Surat Keputusan dari DPP PPP tentang kepengurusan DPW PPP Jatim masih dalam proses revisi.

"Sesuai komitmen Ketua Umum Pak Suharso Monoarfa dengan Waketum Pak Musyaffa' Noer di Tulungagung beberapa hari lalu, disepakati SK pengurus DPW PPP Jatim akan direvisi," jelas Wakil Ketua DPW PPP Jatim Demisioner, Kh Thohir,
di Surabaya, Rabu (6/10).

Thohir menegaskan, dengan keputusan revisi SK tersebut, maka tidak boleh ada rapat atau pertemuan pengurus DPW PPP Jatim untuk saat ini.

Thohir menegaskan, dengan keputusan revisi SK tersebut, maka tidak boleh ada rapat atau pertemuan pengurus DPW PPP Jatim untuk saat ini.

Dirinya membeberkan alasan SK tersebut direvisi. Di antaranya, SK pengurus DPW PPP Jatim saat ini tidak sesuai dengan hasil usulan tim formatur.

Saat Muswil IX PPP Jatim yang digelar 30-31 Mei 2021 lalu, tim formatur mengusulkan sejumlah  nama-nama pengurus. Namun, banyak nama yang tidak masuk dalam SK pengurus DPW Jatim saat ini.

"Maka dari itu, tidak boleh menggelar rapat, islah, taaruf, apapun untuk pengurus DPW PPP Jatim. Karena SK masih direvisi, maka belum ada pengurus DPW PPP Jatim," tegasnya.

Hal ini senada dengan pernyataan Ketua Panitia Muswil IX PPP Jatim Abdul Rasyid, yang menegaskan saat ini belum ada kepengurusan PPP Jatim. Karena SK masih direvisi.

"Benar memang kalau masih direvisi. SK yang diterbitkan DPP tentang kepengurusan DPW PPP Jatim 2021-2026, yang terbit ini masih ada penolakan, terkait orang-orang yang masuk di kepengurusan. Dengan penolakan itu, Ketum bertemu dengan Waketum Pak Musyaffa' saat kunjungan di Tulungagung, Blitar," katanya.

"Hasilnya, Ketum menyepakati untuk merevisi SK yang sudah diterbitkan. Saat ini proses revisi berjalan," imbuhnya, dikutip Kantor Berita RMOLJatim, Jumat (8/10).

Mantan Wakil Ketua DPW PPP Jatim ini menegaskan, Ketum Suharso telah menyampaikan kepada Ketua DPW Mundjidah Wahab agar menunggu revisi SK. Dirinya menyoroti kegiatan yang dilakukan DPW PPP Jatim pada Minggu lalu (3/10), yang menggelar rapat kepengurusan.

"Pak Ketum itu menyampaikan kepada Bu Mun ditelepon, terkait komposisi kepengurusan yang ada masih direvisi nama-nama itu. Alangkah baiknya tidak ada kegiatan DPW PPP Jatim, biar suasana tidak jadi panas, khususnya di internal," tandasnya.

Dalam Muswil IX PPP Jatim yang digelar 30-31 Mei 2021 disepakati pembentukan tim formatur selama 20 hari kerja untuk merumuskan nama calon Ketua DPW PPP Jatim. Ada 4 nama yang diusulkan tim formatur, yakni Musyaffa' Noer (Mantan Ketua DPW PPP Jatim 2011-2021), Rofiq (anggota Fraksi PPP Jatim), Ra Latief Imron (Bupati Bangkalan), serta Achmad Baidowi (anggota DPR RI PPP).

Namun, DPP PPP mengeluarkan SK yang tidak sesuai dengan usulan formatur. Di mana Ketua DPW PPP Jatim dijabat oleh putri pendiri NU KH Wahab Chasbullah yakni Nyai Munjidah Wahab yang saat ini menjabat Bupati Jombang.

Sementara untuk posisi Sekretaris DPW PPP Jatim dijabat oleh Habib Salim Quraisy yang juga salah satu pengasuh pondok Pesantren Ahlussunnah Wal Jamaah, Brani, Probolinggo.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Sita Aset Rp22 Miliar Milik Anwar Sadad, Mulai Rumah hingga SPBE

Rabu, 22 Juli 2026 | 20:42

UPDATE

Pencalonan Kaesang di Solo Raya Sinyal Perang Terbuka PSI vs PDIP

Senin, 27 Juli 2026 | 10:23

Araghchi Ancam Balas Serangan Ukraina ke Kapal Dagang Iran

Senin, 27 Juli 2026 | 10:23

Istana Tegaskan Mundurnya Perry Warjiyo Murni Keputusan Pribadi

Senin, 27 Juli 2026 | 10:13

Kejaksaan Harus Jawab Klaim Kriminalisasi Febrie dengan Bukti

Senin, 27 Juli 2026 | 10:04

KPK Dalami Aliran Dana yang Diduga Disiapkan Bupati Kuansing untuk Raja Juli

Senin, 27 Juli 2026 | 09:57

Penyaluran Bansos Lewat Kopdes Perlu SOP yang Ketat

Senin, 27 Juli 2026 | 09:51

IHSG Merah, Rupiah Ambruk ke Rp17.976 per Dolar AS Usai Gubernur BI Mundur

Senin, 27 Juli 2026 | 09:47

Kasatnarkoba Polres Tangsel Ditangkap Bareskrim

Senin, 27 Juli 2026 | 09:37

Pengamat: Sulit bagi Kaesang dan PSI Kuasai Solo Raya

Senin, 27 Juli 2026 | 09:34

Perjalanan Karier dan Rekam Jejak Perry Warjiyo di Kepemimpinan Bank Indonesia

Senin, 27 Juli 2026 | 09:25

Selengkapnya