Berita

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria/Net

Nusantara

Wagub Ariza: Jakarta Sudah Membuka 1509 Sekolah secara Terbatas

JUMAT, 08 OKTOBER 2021 | 10:39 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Pembelajaran Tatap Muka (PTM) sudah dilakukan secara bertahap di DKI Jakarta. Hingga kini, setidaknya sudah ada 1509 sekolah di DKI yang menggelar PTM dengan protokol kesehatan ketat.

“Di DKI Jakarta sendiri, kegiatan PTM telah dilaksanakan dan dibuka secara terbatas pada 1509 sekolah,” ujar Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria dalam webinar yang diselenggarakan oleh Forum Musyawarah Indonesia, Kamis (7/10).

Ia memastikan, PTM di DKI telah dilakukan dengan aturan yang berlaku demi keamanan guru dan peserta didik di tengah ancaman Covid-19.


“PTM dilakukan dengan komposisi 50 persen tatap muka, 50 persen belajar di rumah. Kita memakai metode blended learning atau campuran, jadi pembelajaran di dalam kelas juga diakses siswa dari rumah secara online," tambah Ariza.

Syarat wajib yang harus dipenuhi oleh guru dan siswa adalah protokol kesehatan. Siswa dan guru juga sudah melakukan vaksinasi dosis pertama maupun dosis kedua.

Ariza menekankan, kebijakan PTM perlu dibarengi dengan sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah sebagai pemegang otonomi pengelolaan pendidikan dari masing-masing jenjang.

“Sinergi itu dimaksudkan agar sosialisasi kebijakan pembelajaran tatap muka kepada orang tua murid lebih optimal,” tandasnya.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Strategi Perang Laut Iran Miliki Relevansi dengan Indonesia

Minggu, 19 April 2026 | 05:59

Inflasi Pengamat dan Ilusi Kepakaran di Era Digital

Minggu, 19 April 2026 | 05:45

Relawan MBG Kini Wajib Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan

Minggu, 19 April 2026 | 05:23

PB HMI Ajak Publik Pakai Rasionalitas Hadapi Polemik JK

Minggu, 19 April 2026 | 04:55

Perlawanan Iran: Prospek Tatanan Dunia Baru

Minggu, 19 April 2026 | 04:35

PDIP Setuju Parpol Wajib Lapor soal Pendidikan Politik Pakai Uang Negara

Minggu, 19 April 2026 | 04:15

JK: Rismon Mau Ketemu Saya dengan Tujuh Orang, Saya Tolak!

Minggu, 19 April 2026 | 03:53

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi Militer di Papua

Minggu, 19 April 2026 | 03:30

Belajar dari Era Jokowi, PDIP Ingatkan Partai Koalisi Pemerintah Jangan Antikritik

Minggu, 19 April 2026 | 03:14

Indonesia Harus Belajar Filsafat dan Strategi dari Perang Laut Iran 2026

Minggu, 19 April 2026 | 02:55

Selengkapnya