Berita

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono/Net

Presisi

Polisi Turun Tangan Dalami Dugaan Warga Garut Baiat kepada NII

KAMIS, 07 OKTOBER 2021 | 19:13 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Dugaan 59 warga Garut, Jawa Barat melakukan pengukuhan atau baiat kepada Negara Islam Indonesia (NII) tengah didalami Polri.

"Jadi untuk masalah itu, Polres Garut, Pemda Garut, MUI Garut sudah turun ke lapangan untuk menyelidiki kasus itu. Apakah memang terjadi pembaiatan atau hanya ajaran-ajaran, aliran-aliran agama tertentu pada masjid, yang mengajarkan ajarannya kepada beberapa anak didiknya. Ini sedang didalami apakah memang betul pembaiatan oleh NII atau hanya ajaran daripada aliran-aliran yang ada di agama," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono, di Mabes Polri, Kamis (7/10).

Di sisi lain, sambung Rusdi, Polres Garut, Pemda Garut bersama MUI Garut melakukan pembinaan terhadap 59 warga yang diduga telah dibaiat NII.


"Makanya masih didalami apakah memang ada pembaiatan NII atau itu hanya pelajaran dari satu aliran tertentu. Penyelidikan berjalan, pada sisi lain pun terhadap 59 yang mendapat ajaran tersebut sedang dilakukan pembinaan," ungkapnya.

Diketahui, peristiwa dugaan pembaiatan ini terungkap ketika salah satu anak mengaku kepada orang tuanya telah dibaiat dan disyahadatkan kembali oleh seseorang, di wilayah Sukamentri, Kecamatan Garut Kota, Garut, Jawa Barat.

Lurah Sukamentri Suherman mengungkapkan, warga yang dibaiat salah satunya mendapat doktrin untuk menganggap pemerintah thogut.

Menurutnya, peristiwa itu terungkap setelah ada pengakuan dari salah seorang anak kepada orang tuanya. Ia mengaku dibaiat dan disyahadatkan kembali oleh seseorang. Setelah mendapat informasi tersebut, pihak Kelurahan kemudian melakukan pendataan.



Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Kalah di PN Jakpus, Penggugat PPP Subadri-Toni Dihukum Bayar Biaya Perkara

Senin, 03 Agustus 2026 | 22:10

Prabowo Terima Medali Kehormatan dari Angkatan Bersenjata Tailan

Senin, 03 Agustus 2026 | 21:34

Buru Aset TPPU Febrie Adriansyah, Tim 9 Geledah Kantor Don Ritto hingga Rumah Nurman Herin

Senin, 03 Agustus 2026 | 21:30

Prabowo dan PM Tailan Bidik Nilai Perdagangan Rp359 Triliun dalam Lima Tahun

Senin, 03 Agustus 2026 | 21:20

Ini Enam Perkara yang Dihentikan KPK

Senin, 03 Agustus 2026 | 21:10

Petingginya Diperiksa Kejati DKI, Peran AFPI Disorot

Senin, 03 Agustus 2026 | 20:52

Indonesia-Tailan Sepakat Kembangkan TRM untuk Perangi Kejahatan Transnasional

Senin, 03 Agustus 2026 | 20:49

Bawaslu Fokus Tingkatkan SDM Hadapi Tantangan Digital

Senin, 03 Agustus 2026 | 20:38

Prabowo Kenang Masa Muda Bersama Raja Tailan Saat Sambut PM Anutin

Senin, 03 Agustus 2026 | 20:30

Prabowo Dukung PPHN Jadi Pedoman Lintas Pemerintahan

Senin, 03 Agustus 2026 | 20:16

Selengkapnya