Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Maroko Gagalkan Upaya Teroris, Tangkap Lima Tersangka Berusia 22 dan 28 Tahun

KAMIS, 07 OKTOBER 2021 | 14:59 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Dinas keamanan Maroko menggagalkan upaya teroris pada Rabu (6/10), menyusul pembongkaran sel ekstremis yang berafiliasi dengan kelompok teroris Negara Islam di Kota Tangier.

Biro Pusat Investigasi Yudisial (BCIJ) menangkap lima tersangka. Mereka berusia antara 22 dan 28 tahun, yang berjanji setia kepada ISIS yang juga dikenal sebagai Daesh.

Pembongkaran sel teroris ini dan kegagalan operasi ekstremisnya merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Direktorat Jenderal Pengawasan Wilayah (DJP) dalam memerangi organisasi teroris. DJP juga  menetralisir bahaya dan ancaman terhadap keamanan Kerajaan dan keselamatan warga, seperti dilaporkan MAP News,  Rabu (6/10).


Operasi intervensi yang dilakukan serentak di Tangier oleh Kopassus DJPL memungkinkan penangkapan terduga 'emir' sel teroris.

Memaksa aparat untuk terus menerus melakukan intervensi terhadap mereka yang dicurigai dan memberi peringatan kepada masyarakat agar waspada terhadap oknum yang menebarkan visi-misi terorisme.

Selain memberangus terotisme, sejauh ini DJP dan BCII berupaya membuka pandangan masyarakat, di mana biasanya anggota sel teroris bergabung dengan kampanye perekrutan untuk memperkuat barisan mereka. Termasuk untuk memperoleh beberapa produk yang digunakan dalam pembuatan alat peledak buatan sendiri.

Situs-situs ekstrimis banyak bertebaran di media sosial. Secara terang-terangan anggota ekstrimis mempertontonkan  pembuatan alat dan bahan peledak. Banyak anak muda yang terpengaruh setelah melihat tontonan itu. Ini yang menjadi perhatian aparat untuk menetralisir pandangan 'calon-calon' pengikut.

Elemen pertama dari penyelidikan juga mengungkapkan bahwa emir sel teroris ini telah melakukan beberapa kontak dengan para pemimpin 'Daesh' di wilayah sub-Sahara untuk menjamin sumber daya yang diperlukan untuk membiayai proyek terorisnya dan untuk memastikan pasokan senjata. senjata dan peralatan logistik lainnya yang diperlukan untuk operasi teroris.

Pembongkaran sel teroris ini sekali lagi menunjukkan kegigihan ancaman teroris melalui upaya organisasi ekstremis tertentu untuk melakukan operasi destruktif yang mampu secara serius merusak ketertiban umum, kata BCIJ.

Ini juga menegaskan kesiapan penuh dari dinas keamanan Maroko untuk menghadapi bahaya dan ancaman untuk menjaga keselamatan tanah air dan keamanan warga.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya