Berita

Gambar satelit yang diambil Kanwa Defense Review/Net

Dunia

China Perluas Pangkalan Militer di Dekat Taiwan, Perbanyak Jet Tempur

KAMIS, 07 OKTOBER 2021 | 14:26 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

China dilaporkan telah memperluas pangkalan militer di timur dekat Taiwan. Temuan itu berdasarkan gambar satelit yang dirilis oleh Kanwa Defense Review yang berbasis di Kanada.

Dari gambar-gambar satelit tersebut, tampak jet tempur J-16D yang dirancang untuk peperangan elektronik ditempatkan di pangkalan udara di Provinsi Jiangxi.

Pemimpin redaksi Kanwa Defense Review, Andrei Chang mengatakan, citra satelit menunjukkan J-16D telah dikerahkan ke pangkalan udara Xiangtang di Nanchang, Jiangxi pada Mei.


Gambar terpisah pada Januari menampakkan pangkalan udara lain di daerah Changxing, Provinsi Zhejiang sedang diperluas, dengan hanggar baru dan infrastruktur lainnya sedang dibangun.

"Semua pangkalan udara di sepanjang pantai tenggara sedang diperluas dan ditingkatkan untuk menampung lebih banyak jet tempur karena semakin banyak serangan udara skala besar yang akan dilakukan," ujar Chang, seperti dikutip South China Morning Post.

Sumber militer di Beijing juga mengonfirmasi J-16D telah dikerahkan ke pangkalan udara tersebut, dengan menyebutnya sebagai bagian dari latihan kesiapan tempur.

"Pengerahan 52 pesawat (dalam serangan mendadak pertama) pada Senin menunjukkan kekuatan tempur penerbangan PLA. Saya perkirakan lebih banyak jenis pesawat PLA akan dikirim di masa depan, dengan serangan mendadak terbesar yang melibatkan lebih dari 100 (pesawat)," tambah Chang.

Sejak Jumat (1/10) hingga Senin (4/10), totalnya diperkirakan sudah ada 145 pesawat milik angkatan laut China yang masuk tanpa izin ke wilayah udara Taiwan.

Pada Jumat atau bertepatan dengan Hari Nasional China, Angkatan Udara Tentara Pembebasan Rakyat (PLAAF) menerbangkan 38 pesawat ke ADIZ Taiwan. Besoknya, Sabtu (2/10), ada 39 pesawat yang dikerahkan. Sementara Minggu (3/10) terdapat 16 pesawat, dan Senin terdapat 52 pesawat.

Beijing mengklaim Taiwan sebagai wilayahnya sendiri, sementara pulau itu mendeklarasikan diri sebagai negara yang merdeka dan demokratis.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

RH Singgung Perang Bubat di Balik Sowan Eggi–Damai ke Jokowi

Jumat, 09 Januari 2026 | 20:51

UPDATE

Ngobrol Serius dengan Kapolri

Senin, 19 Januari 2026 | 05:45

Legislator Golkar Tepis Keterlibatan Bahlil soal Sawit Papua

Senin, 19 Januari 2026 | 05:25

Dokter Tifa: Keren Sekali Mobilnya, Bang Eggi!

Senin, 19 Januari 2026 | 04:59

Mahasiswa Harus jadi Subjek Revolusi Digital, Bukan Hanya Penonton

Senin, 19 Januari 2026 | 04:47

Kader Gerindra Papua Barat Daya Wajib Sukseskan Program Pemerintah

Senin, 19 Januari 2026 | 04:27

Perbakin Lampung Incar Banyak Medali di PON 2028

Senin, 19 Januari 2026 | 03:59

Pendidikan Bukan Persekolahan

Senin, 19 Januari 2026 | 03:48

Maruarar Sirait Dicap Warganet sebagai Penyelamat Konglomerat

Senin, 19 Januari 2026 | 03:24

Narasi Bung Karno Lahir di Jombang Harus jadi Perhatian Pemkab

Senin, 19 Januari 2026 | 02:59

Dankodaeral X Cup 2026 Bidik Talenta Pesepak Bola Muda Papua

Senin, 19 Januari 2026 | 02:45

Selengkapnya