Ilustrasi/Net
Ilustrasi/Net
Kabar itu disampaikan pihak WHO dalam sebuah pernyataan pada Rabu (6/10). Mereka percaya vaksin malaria bernama RTS,S/AS01 (RTS,S) dapat digunakan untuk menyelamatkan puluhan ribu nyawa.
“Ini adalah momen bersejarah. Vaksin malaria untuk anak-anak yang telah lama ditunggu-tunggu merupakan terobosan bagi ilmu pengetahuan, kesehatan anak, dan pengendalian malaria,†kata Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus, seperti dikutip dari AFP, Kamis (7/10).
Populer
Selasa, 10 Februari 2026 | 20:36
Rabu, 11 Februari 2026 | 19:58
Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33
Selasa, 10 Februari 2026 | 18:12
Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45
Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21
Senin, 09 Februari 2026 | 02:01
UPDATE
Kamis, 19 Februari 2026 | 21:53
Kamis, 19 Februari 2026 | 21:47
Kamis, 19 Februari 2026 | 21:39
Kamis, 19 Februari 2026 | 21:10
Kamis, 19 Februari 2026 | 20:33
Kamis, 19 Februari 2026 | 20:18
Kamis, 19 Februari 2026 | 19:31
Kamis, 19 Februari 2026 | 19:08
Kamis, 19 Februari 2026 | 19:01
Kamis, 19 Februari 2026 | 18:51