Berita

Nani, pedagang Pasar Johar Semarang yang kecewa tak dapat lapak seperti di pasar lama/RMOL Jateng

Nusantara

Sambil Mengusap Air Mata, Pedagang Pasar Johar Ini Ungkap Kekecewaannya Tak Dapat Lapak Seperti Dulu

RABU, 06 OKTOBER 2021 | 16:53 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Penataan Pasar Johar hingga saat ini masih menyisakan polemik. Dari sisi pedagang, banyak yang tidak menerima dan kecewa dengan hasil penataan yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Semarang melalui Dinas Perdagangan Kota Semarang.

Di antaranya dirasakan seorang pedagang sembako, Nani, yang mengaku sudah 42 tahun berjualan di Johar Tengah. Saat ini Nani malah mendapatkan lapak di Kanjengan lantai 3. Padahal Nani ingin dirinya bisa mendapatkan kembali lapak di Johar Tengah, sesuai dengan lapaknya yang dahulu.

"Saya sudah 42 tahun berjualan di Johar Tengah, tapi sekarang dapat di Kanjengan, saya minta keadilan. Tidak apa-apa lapak lebih sempit tapi kalau bisa di Johar Tengah lagi sesuai dengan yang dulu," keluh Nani saat ditemui Kantor Berita RMOLJateng, Rabu (6/10).


Nani mengaku keberatan harus menempati kawasan Kanjengan lantai 3 lantaran kondisi fisiknya yang sulit untuk menaiki tangga hingga tiga lantai. Meskipun sudah ada lift, namun melihat kondisi lapak yang saat ini ada, Nani pesimistis pembeli dagangannya bisa seramai dulu.

"Sejak nenek saya, ibu saya, sekarang saya sudah 42 tahun berjualan di Johar Tengah. Saya nangis dapat di Kanjengan lantai 3. Ukurannya kecil. Kemarin saya lihat ke sana, saya tidak kuat kakinya karena habis operasi," ungkapnya.

Sambil mengusap air mata Nani menuturkan, sewaktu dirinya mendapatkan notifikasi lapak di Kanjengan, ia sudah mengajukan pengaduan melalui pesan WhatsApp ke salah seorang petugas Dinas Perdagangan, namun tidak ada respons.

"Saya pinginnya di Johar Tengah lagi, bisa menghabiskan hari tua di Johar Tengah," harapnya.

Saat ini, dia belum memastikan kapan akan pindah. Dia mengaku lebih nyaman di tempat relokasi MAJT jika dibanding lapak yang ia dapatkan di Kanjengan.

"Belum ada rencana pindah kapan. Saya pikirkan dulu. Memang pasarnya ada lift, tapi saya malah nyaman di MAJT," pungkas Nani.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

UPDATE

Dana Asing Banjiri RI Rp2,43 Triliun di Akhir 2025

Sabtu, 03 Januari 2026 | 10:09

Pelaku Pasar Minyak Khawatirkan Pasokan Berlebih

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:48

Polisi Selidiki Kematian Tiga Orang di Rumah Kontrakan Warakas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:41

Kilau Emas Dunia Siap Tembus Level Psikologis Baru

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:19

Legislator Gerindra Dukung Pemanfaatan Kayu Hanyut Pascabanjir Sumatera

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:02

Korban Tewas Kecelakaan Lalu Lintas Tahun Baru di Thailand Tembus 145 Orang

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:51

Rekor Baru! BP Tapera Salurkan FLPP Tertinggi Sepanjang Sejarah di 2025

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:40

Wall Street Variatif di Awal 2026

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:23

Dolar AS Bangkit di Awal 2026, Akhiri Tren Pelemahan Beruntun

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:12

Iran Ancam Akan Targetkan Pangkalan AS di Timur Tengah Jika Ikut Campur Soal Demo

Sabtu, 03 Januari 2026 | 07:59

Selengkapnya