Berita

Poster Luhut Binsar Pandjaitan/Net

Politik

Dorongan Luhut Jadi Capres 2024 Bagai Mimpi di Siang Bolong

RABU, 06 OKTOBER 2021 | 08:58 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Pencalonan Luhut Binsar Pandjaitan untuk Pilpres 2024 bagai mimpi di siang bolong. Apalagi jika tidak ada dukungan dari Presiden Joko Widodo maupun PDI Perjuangan yang berkuasa.

Begitu kata pakar politik dan hukum Universitas Nasional (Unas), Saiful Anam menanggapi sebaran poster deklarasi dari Sahabat LBP untuk mendukung Luhut menjadi Presiden 2024. Dalam selebaran itu, dukungan untuk Luhut akan diselenggarakan di Cafe Bintang, Jakarta Pusat pada Sabtu (9/10).

"Saya kira berat ya untuk LBP, terlalu dipaksakan apabila ingin memajukan LBP untuk Presiden 2024 mendatang," ujar Saiful kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (6/10).


Menurutnya, berdasarkan dari kalkulasi dari sudut apapun, terlalu berat bagi Luhut untuk menuju Pilpres 2024 mendatang. Meskipun yang bersangkutan akan mendapatkan dukungan oleh kekuatan finansial yang memadai.

"Namun apabila posisi LBP sebagai cawapres, cukup memungkinkan. Namun syaratnya harus mendapat dukungan Jokowi dan PDIP. Kalau tidak saya kira jangan bermimpi di siang bolong, Sangat berat sekali," jelasnya.

Atas dasar itu, Saiful Anam berkesimpulan bahwa selebaran deklarasi itu sebatas penggembira saja. Di satu sisi, dia juga yakin Luhut tidak berkenan untuk didorong seperti itu.

“Karena dalam beberapa kesempatan sudah ia nyatakan tidak berkenan dan memilih untuk pensiun dan beristirahat," sambung Saiful menutup.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

UPDATE

Fasilitas Server Diserang, AS-Israel Makin Kewalahan Hadapi Iran

Senin, 16 Maret 2026 | 01:30

Kecelakaan Beruntun di Tol Semarang-Batang Nihil Korban Jiwa

Senin, 16 Maret 2026 | 01:09

Port Visit di Cape Town

Senin, 16 Maret 2026 | 00:50

Program MBG Bisa Lebih Kuat jika Didesain secara Otonom

Senin, 16 Maret 2026 | 00:30

Persib dan Borneo FC Puas Berbagi Poin

Senin, 16 Maret 2026 | 00:01

Liberalisasi Informasi dan Kebutuhan Koordinasi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:42

Polri Buka Posko Pengaduan Khusus Kasus Andrie Yunus

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:17

Ketika Jiwa Bangsa Menjawab Arogansi Teknologi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:14

Teror Air Keras dalam Dialektika Habermasian

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:45

Yuddy Chrisnandi: Visi Menteri dan Presiden Harus Selaras

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya