Berita

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus/Net

Presisi

Polda Metro Klaim 61 Persen Warga Tervaksinasi di Wilayah Aglomerasi

SENIN, 04 OKTOBER 2021 | 22:18 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Polda Metro Jaya menyampaikan perkembangan dan capaian selama 10 hari berlangsungnya program Vaksinasi Merdeka Aglomerasi. Selama 10 hari, Polda Metro mengklaim sudah berhasil menyebar 61 persen vaksinasi ke wilayah penyangga Jakarta.

"Dalam rangka percepatan vaksin di daerah aglomerasi selama 10 hari yang dilaksanakan Polda Metro Jaya, ini merupakan vaksinasi merdeka tahap kedua," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (4/10).

Yusri menyebut sebelumnya wilayah aglomerasi atau penyangga Jakarta tingkat vaksinasi hanya sebesar 30 sampai 40 persen. Dengan program ini, Polda Metro mengklaim berhasil memvaksin 61 persen.


"Kapolda membuat satu inovasi melakukan Vaksinasi Merdeka Aglomerasi 10 hari alhamdulillah target memang 1.371.000 warga di aglomerasi Bekasi Kota, Kabupaten, Depok, Tangerang yang belum divaksin ini kemudian kita lakukan penyerbuan aglomerasi dengan mendirikan 914 gerai dengan upaya untuk mendekati masyarakat yang belum maksimal vaksinasinya," kata Yusri.

"Total 10 hari kita berhasil memvaksin 846.202 warga atau sekitar 61,72 persen dari 1,3 juta lebih. Total hampir mendekati herd immunity sesuai aturan WHO 70 persen warga aglomerasi yang divaksin," sambung Yusri.

Seperti diketahui, Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran melanjutkan program Vaksinasi Merdeka, kali ini bernama Vaksinasi Merdeka Aglomerasi. Program ini menyasar pemberian vaksin ke masyarakat di wilayah penyangga Jakarta.





Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

UPDATE

Membaca Manuver Gibran Terima Mahasiswa Pendemo

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:23

Bamus Betawi Siapkan Program Strategis Menuju Lima Abad Jakarta

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:18

BEM Bersatu Ungkap Tiyo Ardianto Dekat dengan Jaringan PDIP dan Eks Timses Ganjar

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:08

Nasabah BRImo Bisa Beli Reksa Dana USD Batavia

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:04

BEM Bersatu: Mobil Tiyo Ardianto Diduga Milik Besan Andhika Perkasa

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:01

Tahun Baru Tanpa Kembang Api

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:30

Haikal Hassan Dianugerahi Gelar Profesor Kehormatan dari Silla University Korsel

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:14

Rp35 Triliun Anggaran MBG Berubah Jadi Sampah

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:00

Kemensos Genjot Sentra Terpadu jadi Pusat Pemberdayaan Masyarakat

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:57

Pola Kenaikan Tidak Biasa Kekayaan Menko Pangan Zulkifli Hasan

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:43

Selengkapnya