Berita

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Firli Bahuri saat mengumumkan penetapan tersangka terhadap Azis Syamsuddin/RMOL

Politik

Firli Bahuri Berhasil Kembalikan Marwah KPK dengan Menjerat Azis Syamsuddin

SENIN, 04 OKTOBER 2021 | 21:23 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Langkah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang telah menetapkan Azis Syamsuddin sebagai tersangka mempertegas lembaga pimpinan Firli Bahuri tidak pandang bulu dalam memberantas korupsi.

“Ini dapat menjawab keraguan publik atas integritas KPK meskipun penangkapan AS (Azis Syamsuddin) normal saja. Memang romantikanya luar biasa," kata pengamat politik Universitas Sriwijaya, Febrian kepada wartawan, Senin (4/10).

Setelah menetapkan bekas Wakil Ketua DPR RI itu sebagai tersangka, KPK kini perlu bergerak lebih berani dengan mengusut kemungkinan nama-nama baru dalam pusaran korupsi yang melibatkan mantan penyidik KPK, Stepanus Robin Pattuju.


Bagi Febrian, terungkapnya kasus persekongkolan Azis dengan Robin jadi momentum Firli Bahuri mengembalikan marwah KPK yang selama ini dipandang sebelah mata.

“Ketua KPK berusaha membersihkan anasir atau mengembalikan marwah KPK kepada sistem satu komando," tegas Febrian.

Azis Syamsuddin ditetapkan tersangka kasus dugaan suap penanganan perkara korupsi Dana Alokasi Khusus (DAK) di Lampung Tengah, tahun 2017. Azis diduga menyuap mantan penyidik KPK Stepanus Robin Pattuju (SRP) senilai Rp 3,1 miliar.

Tak sampai di situ, Azis dan Robin tersandung kasus lain, yakni kasus suap penyitaan aset dengan terpidana mantan Bupati Kutai Kartangera, Rita Widyasari. Hal itu diungkap Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada saat sidang dakwaan terhadap Robin di Pengadilan Tipikor, Jakarta beberapa waktu lalu.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Masalah Klasik Tak Boleh Terulang di Musim Haji 2026

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:15

BSI Semakin Diminati, Tabungan Tumbuh Tertinggi di Industri

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:13

Jembatan Rusak di Pandeglang Diperbaiki Usai Tiga Siswa Jatuh

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:05

ATR/BPN Rumuskan Pola Kerja Efektif Berbasis Kewilayahan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:53

Tim Kuasa Hukum Nilai Tuntutan Nadiem Tak Berdasar Fakta Persidangan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:44

Kelantan Siapkan Kota Bharu Jadi Hub Asia, Sasar Direct Flight Bangkok hingga Osaka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:33

PLN Luncurkan Green Future Powered Today

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:30

Riki Sendjaja dan Petrus Halim Dikorek KPK soal Kredit Macet di LPEI

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:27

Juri LCC MPR Harus Minta Maaf Terbuka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:21

Polisi Jaga Ratusan Gereja di Jadetabek

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:14

Selengkapnya