Berita

Bakomstra DPP Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra saat konferensi pers di Kantor DPP Partai Demokrat/Repro

Politik

Peringatan Demokrat untuk Moeldoko: Rakyat Indonesia Tidak Bodoh, Kita Lawan Semua Upaya Pembodohan

MINGGU, 03 OKTOBER 2021 | 15:59 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Sikap Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko untuk mencapai ambisi kekuasaannya dianggap dilakukan dengan upaya-upaya pembodohan publik.

Begitu yang disampaikan oleh Kepala Badan Komunikasi Strategis (Bakomstra) DPP Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra saat konferensi pers di Kantor DPP Partai Demokrat, Jakarta Pusat, Minggu sore (3/10).

Menurut Herzaky, ulah Moeldoko yang berkoalisi dengan dengan Yusril Ihza Mahendra akhir-akhir ini sudah sangat keterlaluan melakukan siasat demi siasat jahat.


"Melakukan siasat demi siasat jahat, menggunakan proksi para mantan kader Partai Demokrat, untuk mencapai ambisi kekuasaannya dengan melakukan upaya-upaya pembodohan publik," ujar Herzaky seperti dikutip Kantor Berita Politik RMOL, Minggu sore (3/10).

Herzaky heran terhadap tindakan Moeldoko yang merupakan purnawirawan Jenderal TNI merasa memiliki kuasa untuk melakukan pembodohan publik. Apalagi, Yusril yang merupakan Profesor hukum juga dianggap merasa bisa melakukan upaya pembodohan publik.

"Kami katakan tegas, rakyat Indonesia tidak bodoh, kami kader Partai Demokrat tidak bodoh, kita semua tidak bodoh. Kita lawan semua upaya pembodohan. Kami perlu melakukan perlawanan terhadap mereka yang menggunakan pangkat, jabatan, dan gelar akademisnya untuk membodohi publik," pungkas Herzaky.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Dubes Najib: Dunia Masuki Era Realisme, Indonesia Harus Bersatu

Rabu, 04 Februari 2026 | 12:10

Purbaya Jamin Tak Intervensi Data BPS

Rabu, 04 Februari 2026 | 12:06

Polisi Bantah Dugaan Rekayasa BAP di Polsek Cilandak

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:58

Omongan dan Tindakan Jokowi Sering Tak Konsisten

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:43

Izin Operasional SMA Siger Lampung Ditolak, Siswa Diminta Pindah Sekolah

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:23

Emas Antam Naik Lagi, Nyaris Rp3 Jutaan per Gram

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:14

Prabowo Janji Keluar dari Board of Peace Jika Terjadi Hal Ini

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:50

MUI Melunak terkait Board of Peace

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:44

Gibran hingga Rano Karno Raih Anugerah Indoposco

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:30

Demokrasi di Tengah Perang Dingin Elite

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:15

Selengkapnya