Berita

Demonstrasi menolak aturan pembatasan dan sertifikasi vaksin Covid-19 di Rumania/Net

Dunia

Tanpa Masker, Ribuan Orang Rumania Tolak Pembatasan Covid-19

MINGGU, 03 OKTOBER 2021 | 08:24 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Aturan pembatasan untuk mengekang penyebaran Covid-19, termasuk penggunaan sertifikasi vaksin, sudah memicu kemarahan warga Rumania.

Ribuan orang berkumpul di Bucharest pada Sabtu (2/10) untuk menolak pembatasan Covid-19 yang diumumkan pemerintah akan berlaku pada Minggu (3/10).

"Kebebasan, kebebasan tanpa sertifikat", "Turunkan pemerintah", dan "Setifikat hijau=Kediktatoran" tampak menjadi slogan-slogan yang dibawa mereka.


Dari laporan Reuters, sebagian besar para demonstran tidak megenakan masker. Demonstrasi itu diselenggarakan oleh partai sayap kanan AUR Rumania.

Mulai Minggu, beberapa aturan pembatasan baru diberlakukan di Rumania, termasuk mewajibkan masker untuk dipakai di tempat umum dan toko-toko tutup pada pukul 10 malam.

Ruang publik seperti restoran, teater, dan pusat olahraga dapat tetap buka, namun dengan kapasitas sebagian dan hanya untuk pelanggan yang memiliki izin yang.

Pelanggan yang dimaksud adalah mereka yang telah divaksinasi sepenuhnya atau menunjukkan bukti bahwa mereka menderita penyakit yang disebabkan oleh virus corona.

Ada juga jam malam akhir pekan yang berlaku untuk orang Rumania yang tidak divaksinasi, dan ada rencana untuk membuat vaksinasi wajib bagi petugas kesehatan.

Rumania mengalami peningkatan mengejutkan dalam jumlah harian kasus virus corona. Sebulan lalu, jumlahnya sekitar 1.000 kasus baru sehari. Pada Sabtu, Rumania melaporkan lebih dari 12.500 kasus baru, jumlah tertinggi sejak pandemi dimulai pada Maret 2020.

Kasus yang meningkat telah membuat rumah sakit di negara itu kawalahan, tempat tidur perawatan intensif hampir penuh, dan protes membuat marah beberapa pekerja medis.

"Situasi di rumah sakit sangat serius. Kami memiliki pasien yang dirawat di rumah sakit di tempat tidur di lorong, semua dengan bentuk Covid-19 yang sangat parah.," kata manajer rumah sakit dari Institut Pneumologi Marius Nasta Bucharest, Beatrice Mahler.

Rumania memiliki salah satu tingkat vaksinasi terendah di Uni Eropa, yaitu 33,5 persen dari semua orang dewasa divaksinasi lengkap, kedua setelah Bulgaria.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

KPK Sita Rp106,3 Miliar dari OTT BPN, Uang Disimpan di Rumah Tangan Kanan Nusron

Selasa, 15 September 2026 | 20:26

Bapera Hormati Proses Hukum Fahd A Rafiq

Selasa, 15 September 2026 | 20:24

Homecoming Festival IKA Unpad 2026 Jahit Harmoni Lintas Generasi

Selasa, 15 September 2026 | 20:11

BNI-Pajakind Integrasikan Layanan Perbankan-Perpajakan Digital untuk UMKM

Selasa, 15 September 2026 | 20:06

Ini Identitas 19 Orang Terjaring OTT KPK di Kasus Kementerian ATR/BPN

Selasa, 15 September 2026 | 20:06

KPK Tahan 8 Tersangka Kasus Suap ATR/BPN, Tangan Kanan Nusron hingga Bos Summarecon

Selasa, 15 September 2026 | 19:58

UOB: Indonesia Punya Tameng Hadapi Guncangan Global, Apa Itu?

Selasa, 15 September 2026 | 19:37

KUHP-KUHAP Baru Perkuat Peran Advokat Dampingi Klien

Selasa, 15 September 2026 | 19:28

Purbaya Terlempar dari Kabinet Diduga Gegara Whoosh

Selasa, 15 September 2026 | 19:17

Pejabat ATR/BPN Terjaring OTT KPK, Wamen Ossy Minta Publik Tak Berspekulasi

Selasa, 15 September 2026 | 19:01

Selengkapnya