Berita

Direktur Utama Damri, Setia N Milatia Moemin/Repro

Bisnis

Upaya Mendukung Kebutuhan Transportasi di Wilayah Perbatasan

SABTU, 02 OKTOBER 2021 | 17:16 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Upaya pemerintah dalam memenuhi kebutuhan transportasi di wilayah perbatasan RI, khususnya di Provinsi Kalimantan Timur mendapat dukungan dari perusahaan transportasi Damri.

"Apa yang Damri kerjakan di perbatasan itu memang untuk angkutan daratnya di daerah 3TP (Tertinggal, Terluar, Terjauh dan Perintis)," ujar Direktur Utama Damri, Setia N Milatia Moemin, Sabtu (2/10).

Sejauh ini, Damri memiliki sekitar 4 ribu bus. Namun jumlah tersebut berkurang karena terjadi depresiasi akibat pandemi Covid-19. Damri kini mempunyai 700 rute yang berada di seluruh Indonesia.


Damri pun akan tetap tunduk pada peraturan yang berlaku dengan mengikuti tender untuk mendapatkan penugasan di wilayah perbatasan tersebut.

"Tapi biasanya yang ikut tender memang cuma kami, karena medannya cukup berat di beberapa tempat, meski sudah ada yang jauh lebih baik," lanjutnya.

Ada tujuh areal service di seluruh cabang atau divisi regional Damri. Di antaranya, urban transportation, intercity transportation, cross country transportation, airport shuttle transportation, tourism transportation, logistic transportation dan pioneer transportation.

Damri telah terintegrasi dengan seluruh modal transportasi, baik di darat, laut maupun udara. Integrasi Damri tak hanya di pelayanan komersial, tetapi juga pelayanan penugasan. Seperti keberadaan stasiun Wojo dan Tugudi Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Yogyakarta.

Di sektor tol laut, Damri bekerja sama dengan ASDP dan Pelni menjadi <>feeder angkutan darat yang mendistribusikan barang sampai ke tangan konsumen. Sebagai pendukung armada transportasi darat, Damri juga sudah interkoneksi.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

UPDATE

Teddy dan Fadli Zon Saling Bagi Tugas saat Kunjungan PM Modi

Minggu, 12 Juli 2026 | 10:16

Penegak Hukum Lebih Baik Saling Bongkar Kasus daripada Lindungi Koruptor

Minggu, 12 Juli 2026 | 10:10

Momen Delegasi RI Ziarah ke Makam Ali Khamenei di Mashhad

Minggu, 12 Juli 2026 | 09:47

Pesan Prabowo ke Aparat Bukan Teguran Biasa Melainkan Instruksi Moral

Minggu, 12 Juli 2026 | 09:34

Bahlil Bidik Penambahan Kursi Golkar di 2029

Minggu, 12 Juli 2026 | 09:16

KPK Hormati Proses Hukum Kasus Febrie Adriansyah

Minggu, 12 Juli 2026 | 09:10

Konflik Memanas, AS Bombardir Iran Lagi setelah Selat Hormuz Ditutup

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:50

Penanganan Kasus Korupsi Jangan Ganggu Kekompakan Polri-Kejagung

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:33

Kolaborasi UI-Tsinghua Buka Jalan Produksi Vaksin Dengue Buatan Indonesia

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:15

Kasus Febrie Harus Diselesaikan Lewat Jalur Hukum Bukan Lobi Politik

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:07

Selengkapnya