Berita

Sekretaris Pribadi Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, Sri Mastuti/Ist

Politik

Sespri Megawati: Ibu Selalu Menghormati Pak Sabam sebagai Senior

SABTU, 02 OKTOBER 2021 | 09:33 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Di antara pelayat yang datang ke rumah duka pendiri PDI pada tahun 1973 sebelum berubah menjadi PDI Perjuangan, Sabam Sirait, di jalan Depos, Jakarta Selatan pada Jumat malam (1/10), adalah Sri Mastuti.

Nama Sri sudah dikenal luas kader-kader PDI Perjuangan. Dia adalah sekretaris pribadi Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri sejak tahun 1996.

Sri Mastuti sudah bersama Megawati sejak 1980-an. Sebelum menjadi Sespri Mega, Sri yang sempat kerja di perusahaan milik Korea Selatan itu memutuskan masuk partai dan menjadi staf di sekretariat DPP PDI dari tahun 1992 sampai dengan 1995.


Saat melayat Sabam Sirait, Sri menyanyikan lagu "ayah" milik Rinto Harahap. Ia punya kenangan bersama Sabam dengan lagu itu. Dalam sebuah acara partai di Jawa Tengah, saat menjelang Pilpres 2004, Sabam minta Sri menyanyikan lagu tersebut.

Dengan memakai daster, Sri menyanyikan lagu ayah. Usai menyanyi, rupanya Sabam terkesan dan ingat ayahnya yang sangat baik. Sabam pun kemudian memberikan uang pada Sri, yang telah mengingatkan pada ayahnya.

"Saya lihat uang itu cuma satu-satunya di dompet, tapi ia berikan pada saya," kata Sri terkesan.

Sri mengatakan bahwa Sabam sosok yang tenang. Bila ada pandangan yang berbeda, ia akan menyampaikan dengan tidak emosional serta akan menghargai pandangan orang lain yang berbeda.

"Bang Sabam itu tenang, santun tapi tegas," ungkap Sri.

Sri pun menjawab asumsi sebagian orang terkait hubungan Sabam dengan Megawati. Sri memastikan, keduanya terus menjalin komunikasi yang baik.

"Pak Sabam dan Bu Mega fine-fine saja kok. Komunikasi juga bagus, dan baik-baik saja. Dan Ibu Mega selalu menghormati Pak Sabam sebagai senior," kata Sri, yang mengenal Sabam sejak tahun 1970-an.

Megawati Soekarnoputri juga menyampaikan ucapan duka cita atas meninggalnya Sabam. Ia menyebut Sabam Sirait memiliki peran yang sangat penting bagi partai semasa masa hidupnya.

"PDI ini terdiri dari fusi (gabungan) lima partai, (dan) pada waktu itu (beliau adalah) deklarator yang menandatangani resmi (fusi) penciptaan PDI,” ujar Megawati pada Kamis lalu (30/10).

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Netanyahu Sebut Perang dengan Iran Belum Usai

Senin, 11 Mei 2026 | 08:20

OJK: Bank Bebas Tentukan Strategi Kredit, Program Pemerintah Hanya Potensi Bisnis

Senin, 11 Mei 2026 | 08:09

Harga Emas Langsung Tergelincir Usai Trump Tolak Tawaran Iran

Senin, 11 Mei 2026 | 07:50

Respons Iran soal Proposal AS Picu Kemarahan Trump

Senin, 11 Mei 2026 | 07:40

Sudah Saatnya Indonesia Berhenti dari Ketergantungan Energi Luar Negeri

Senin, 11 Mei 2026 | 07:27

Pasar Properti Indonesia Menyentuh Titik Jenuh

Senin, 11 Mei 2026 | 07:09

Optimalkan Minyak Jelantah

Senin, 11 Mei 2026 | 06:40

Geoffrey Till: Kekuatan Laut Bukan Sekadar soal Senjata

Senin, 11 Mei 2026 | 06:10

Delegasi Jepang Sambangi Fasilitas BLP Bahas Masa Depan Logistik

Senin, 11 Mei 2026 | 05:59

Ngobrol dengan Nelayan

Senin, 11 Mei 2026 | 05:40

Selengkapnya