Berita

Menteri Luar Negeri Taiwan Joseph Wu/Net

Dunia

Aktif Cari Pengakuan Internasional, Menlu Taiwan Jadi Target Hinaan dari China

JUMAT, 01 OKTOBER 2021 | 13:59 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Menteri Luar Negeri Taiwan Joseph Wu mendapatkan serangan berupa hinaan dari China. Serangan itu muncul ketika Wu berusaha untuk mempromosikan Taiwan secara internasional.

Wu merupakan seorang pendukung vokal dari upaya Taiwan melawan tekanan dari China. Ia sangat aktif melakukan berbagai upaya agar Taiwan dapat diakui dan berkontribusi di dunia internasional, termasuk muncul di berbagai pertemuan formal dan informal.

Pada Kamis malam (30/9), Kantor Urusan Taiwan China menyebut Wu merupakan pendukung kemerdekaan yang keras kepala, dan kerap menyebar kebohongan bahwa Taiwan adalah negara berdaulat.


Serangan terhadap Wu itu dilakukan dengan mengutip puisi yang ditulis Mao pada 1963 bertajuk "The River All Red". Itu adalah bentuk sindiran di tengah Perang Dingin antara Uni Soviet dan Amerika Serikat (AS).

"Semua bentuk komentar tentang kemerdekaan Taiwan hanyalah lalat 'bersenandung, dengan ledakan melengking dan isak tangis,'" kata Kantor Urusan Taiwan Beijing.

Kementerian luar negeri Taiwan mengatakan serangan itu tidak layak untuk dikomentari. Namun, Dewan Urusan Daratan Taiwan mengecamnya sebagai fitnah dan pelecehan.

"Kekerasan verbal semacam ini, yang belum pernah terjadi sebelumnya di komunitas internasional, hanya menyoroti pelanggaran aturan badan terkait Taiwan di sisi lain Selat Taiwan dan seberapa jauhnya dari masyarakat beradab," ujar dewan.

China telah meningkatkan tekanan militer dan politik untuk mencoba dan memaksa Taiwan menerima kedaulatan China. Kendati begitu, Taiwan menyatakan diri sebagai negara yang merdeka, dan akan terus mempertahankan kebebasan serta demokrasinya.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

KPK Sita Rp106,3 Miliar dari OTT BPN, Uang Disimpan di Rumah Tangan Kanan Nusron

Selasa, 15 September 2026 | 20:26

Bapera Hormati Proses Hukum Fahd A Rafiq

Selasa, 15 September 2026 | 20:24

Homecoming Festival IKA Unpad 2026 Jahit Harmoni Lintas Generasi

Selasa, 15 September 2026 | 20:11

BNI-Pajakind Integrasikan Layanan Perbankan-Perpajakan Digital untuk UMKM

Selasa, 15 September 2026 | 20:06

Ini Identitas 19 Orang Terjaring OTT KPK di Kasus Kementerian ATR/BPN

Selasa, 15 September 2026 | 20:06

KPK Tahan 8 Tersangka Kasus Suap ATR/BPN, Tangan Kanan Nusron hingga Bos Summarecon

Selasa, 15 September 2026 | 19:58

UOB: Indonesia Punya Tameng Hadapi Guncangan Global, Apa Itu?

Selasa, 15 September 2026 | 19:37

KUHP-KUHAP Baru Perkuat Peran Advokat Dampingi Klien

Selasa, 15 September 2026 | 19:28

Purbaya Terlempar dari Kabinet Diduga Gegara Whoosh

Selasa, 15 September 2026 | 19:17

Pejabat ATR/BPN Terjaring OTT KPK, Wamen Ossy Minta Publik Tak Berspekulasi

Selasa, 15 September 2026 | 19:01

Selengkapnya