Berita

Anggota Komisi II DPR RI Fraksi PAN, Guspardi Gaus/Net

Politik

Tak Persoalkan Usulan Pemerintah, Legislator PAN: Asal Pilkada dan Pemilu Tidak Beririsan

SELASA, 28 SEPTEMBER 2021 | 14:11 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Komisi II DPR RI sejatinya tidak mempersoalkan usulan yang muncul terkait jadwal pelaksanaan Pemilu 2024 mendatang, baik usulan dari KPU maupun dari pemerintah.

Anggota Komisi II DPR RI Fraksi PAN, Guspardi Gaus berujar, pada prinsipnya DPR RI, pemerintah, dan penyelenggara Pemilu boleh mengusulkan tanggal pelaksanaan pencoblosan.

"Pemerintah berhak untuk mengusulkan tanggal sekian, dan kita juga sudah dengar usul dari KPU RI tanggal 21 Februari," ujar Guspardi Gaus kepada wartawan, Selasa (28/9).

Legislator Partai Amanat Nasional (PAN) ini melanjutkan, sejauh ini Komisi II DPR RI belum menyampaikan usulan karena masih melakukan kajian. Hal ini berbeda dengan KPU dan pemerintah yang sudah mengusulkan jadwal.

Dari KPU, diusulkan jadwal pemilu dilakukan Februari 2021, sedangkan pemerintah baru-baru ini mengklaim sepakat dalam rapat internal dan menelurkan usulan Pemilu 2024 digelar 15 Mei 2024.

"Sedangkan dari pihak DPR kan belum ada keputusan atau kesepakatan. Komisi II akan melakukan RDP, bicara tentang salah satunya mengenai tanggal pelaksanaan pileg," terangnya.

Salah satu yang diperhatikan Komisi II, adalah soal jadwal yang sesuai dan tidak berhimpitan dengan Pilkada Serentak yang akan digelar akhir tahun 2024.

"Nah kapan waktu yang tepat? Nanti kita lakukan simulasi, yang penting jangan sampai beririsan pelaksanaan pilkada dengan pileg," pungkasnya.

Populer

Penumpang Pesawat Wajib PCR, Pimpinan Komisi IX: Kenapa Kebijakan Jadi Jakarta Sentris?

Rabu, 20 Oktober 2021 | 15:20

Moeldoko Mencoreng Muka Sendiri dengan Menyerang Mahfud MD

Kamis, 14 Oktober 2021 | 18:14

Margarito Kamis: Penyelenggara Kongres atau KLB Partai adalah Pengurus DPP Sah

Kamis, 21 Oktober 2021 | 17:25

KPK Temukan Dokumen Catatan Aliran Uang Kasus Suap Perpanjangan Izin HGU Sawit di Kuansing

Jumat, 22 Oktober 2021 | 18:37

Tak Bermanfaat Bagi Papua, Jokowi Diminta Tinjau Ulang Pembangunan Smelter di Gresik

Kamis, 21 Oktober 2021 | 23:52

Dua Tahun Pimpin Indonesia, Maruf Amin Seperti Diparkirkan dan Jokowi Ngebut Bareng Luhut Pandjaitan

Minggu, 17 Oktober 2021 | 19:43

Sindiran Mujahid 212: Wajar Jokowi Pilih ke Kalimantan, Frekuensi Mahasiswa yang Demo Belum Disetel

Kamis, 21 Oktober 2021 | 15:49

UPDATE

Deklarasi RKS Pekanbaru, Emak-emak Siap Menangkan Sandiaga Uno di Pilpres 2024

Minggu, 24 Oktober 2021 | 17:26

Memecah Belah Umat, Yaqut Qolil Qoumas Wajib Tarik Pernyataan Kemenag Hadiah Negara untuk NU

Minggu, 24 Oktober 2021 | 17:08

Presiden Poknas Beberkan Strategi Milenial Hadapi Disrupsi

Minggu, 24 Oktober 2021 | 16:50

Gembong Narkoba Paling Dicari di Kolombia Akhirnya Ditangkap, Bak Jatuhnya Pablo Escobar

Minggu, 24 Oktober 2021 | 16:50

Menlu Wang Yi: Inggris Harus Berpikir Dua Kali Ketika Memberi Akses Teknologi Kapal Selam Nuklir ke Australia

Minggu, 24 Oktober 2021 | 16:44

Potret Pilu Afghanistan, Wanita Tua Mengayak Kerikil Demi Cari Sisa Gandum

Minggu, 24 Oktober 2021 | 16:34

Sama-sama Punya "Prestasi" Utang, Muslim Arbi: SBY Bayar Terus, tapi Jokowi Malah Bikin Bangkrut Negara

Minggu, 24 Oktober 2021 | 16:28

Kapendam Jaya: Oknum Anggota TNI Bantu Rachel Vennya agar Tidak Dikarantina

Minggu, 24 Oktober 2021 | 15:54

Sri Lanka Tutup Pintu untuk Pupuk China yang Terkontaminasi Bakteri Berbahaya

Minggu, 24 Oktober 2021 | 15:53

Bersama KSD dan GPMN, Presma Jayabaya Deklarasi Dukung Jenderal Sigit Basmi Pinjol Ilegal

Minggu, 24 Oktober 2021 | 15:38

Selengkapnya