Berita

Maskapai penerbangan Citilink/Net

Politik

Bocah Buka Jendela Citilink Langgar SE Kemenhub, Alvin Lie: Siapa yang Bertanggung Jawab?

SELASA, 28 SEPTEMBER 2021 | 13:44 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Insiden terbukanya pintu darurat pesawat Citilink tujuan Batam-Jakarta yang dilakukan oleh bocah berusia 6 tahun menjadi pertanyaan publik.

Sebab hingga kini, anak di bawah usia 12 tahun belum diperbolehkan untuk menaiki pesawat terbang sebagaimana dalam Surat Edaran Kemenhub 62/2021 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri Dengan Transportasi Udara.

Demikian ditegaskan pengamat penerbangan, Alvin Lie dalam merespons peristiwa terbukanya pintu darurat pesawat Citilink yang dilakukan oleh serang anak di bawah umur di Palembang.

"Larangan terbang bagi anak di bawah usia 12 tahun masih berlaku sebagaimana diatur SE 62/ 2021 Kemenhub," kata Alvin Lie kepada redaksi, Selasa (28/9).

Mantan komisioner Ombudsman ini mengamini, ada perubahan aturan yang termuat dalam SE 70/2021. Namun dalam SE perubahan itu, larangan anak-anak terbang masih berlaku.

"SE 70/2021 tidak menyatakan hal tersebut dicabut atau diubah. Tapi fakfanya, sering terlihat anak berusia di bawah 12 tahun melakukan perjalana udara. Termasuk bocah yang kemarin membuka cover jendla darurat pesawat Citilink," kritiknya

Atas kejadian tersebut, ia pun mempertanyakan pihak-pihak yang bertanggungjawab atas peristiwa yang membuat Pesawat Citilik dengan nomor penerbangan QQ 944 itu mendarat darurat di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II, Palembang, Senin kemarin (27/9).

"Siapa atau instansi mana yang berhak izinkan anak berusia di bawah 12 tahun sebagai penumpang? Landasan hukumnya?" tanya Alvin Lie.

Populer

Penumpang Pesawat Wajib PCR, Pimpinan Komisi IX: Kenapa Kebijakan Jadi Jakarta Sentris?

Rabu, 20 Oktober 2021 | 15:20

Moeldoko Mencoreng Muka Sendiri dengan Menyerang Mahfud MD

Kamis, 14 Oktober 2021 | 18:14

Margarito Kamis: Penyelenggara Kongres atau KLB Partai adalah Pengurus DPP Sah

Kamis, 21 Oktober 2021 | 17:25

KPK Temukan Dokumen Catatan Aliran Uang Kasus Suap Perpanjangan Izin HGU Sawit di Kuansing

Jumat, 22 Oktober 2021 | 18:37

Tak Bermanfaat Bagi Papua, Jokowi Diminta Tinjau Ulang Pembangunan Smelter di Gresik

Kamis, 21 Oktober 2021 | 23:52

Dua Tahun Pimpin Indonesia, Maruf Amin Seperti Diparkirkan dan Jokowi Ngebut Bareng Luhut Pandjaitan

Minggu, 17 Oktober 2021 | 19:43

Sindiran Mujahid 212: Wajar Jokowi Pilih ke Kalimantan, Frekuensi Mahasiswa yang Demo Belum Disetel

Kamis, 21 Oktober 2021 | 15:49

UPDATE

Songsong Pemilu 2024, PKB Terus Rapatkan Barisan untuk Capreskan Cak Imin

Minggu, 24 Oktober 2021 | 19:32

PBNU: Pernyataan Menag Yaqut Tidak Pas dalam Membangun Spirit Kenegarawanan

Minggu, 24 Oktober 2021 | 19:02

MUI Ingatkan Umat Muslim Ikuti Anjuran Pemerintah Kendalikan Covid-19

Minggu, 24 Oktober 2021 | 19:01

Sekjen NU: Pernyataan Menag Yaqut Kurang Bijaksana, Kemenag Adalah Hadiah Negara untuk Semua Agama

Minggu, 24 Oktober 2021 | 18:44

Profesor Sudarnoto: Statement Ketum PBNU dan Menag Yaqut Berpotensi Melanggar Prinsip Demokrasi

Minggu, 24 Oktober 2021 | 18:18

Fuad Bawazier: Pinjol Lebih Tepat Disebut Pinjaman Jahat Orang Liar

Minggu, 24 Oktober 2021 | 18:13

Demokrat Ingatkan PDIP, Jangan Sibuk Klaim Prestasi

Minggu, 24 Oktober 2021 | 17:43

Deklarasi RKS Pekanbaru, Emak-emak Siap Menangkan Sandiaga Uno di Pilpres 2024

Minggu, 24 Oktober 2021 | 17:26

Memecah Belah Umat, Yaqut Qolil Qoumas Wajib Tarik Pernyataan Kemenag Hadiah Negara untuk NU

Minggu, 24 Oktober 2021 | 17:08

Presiden Poknas Beberkan Strategi Milenial Hadapi Disrupsi

Minggu, 24 Oktober 2021 | 16:50

Selengkapnya