Berita

Perwakilan China bertemu dengan petinggi Afghanistan/Net

Dunia

China Pastikan Bantuan Gelombang Pertama untuk Afghanistan Segera Tiba

SELASA, 28 SEPTEMBER 2021 | 06:28 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bantuan Pemerintah China untuk Afghanistan dipastikan akan segera datang dalam waktu tidak lama lagi.

Hal itu diketahui lewat pernyataan Duta Besar China untuk Afghanistan, Wang Yu saat menggelar pertemuan dengan penjabat Menteri Luar Negeri Amir Khan Muttaqi.
"Gelombang pertama bantuan China ke Afghanistan akan tiba dalam beberapa hari mendatang untuk membantu warga Afghanistan melewati satu musim dingin yang hangat," kata Wang, seperti dikutip dari Global Times, Senin (27/9).

Dubes Wang mengatakan China sangat memperhatikan kebutuhan Afghanistan dan memutuskan untuk menawarkan bantuan kemanusiaan ke Afghanistan.

Dubes Wang mengatakan China sangat memperhatikan kebutuhan Afghanistan dan memutuskan untuk menawarkan bantuan kemanusiaan ke Afghanistan.

"Setelah bantuan gelombang pertama, bahan dan makanan lanjutan juga akan tiba satu demi satu," katanya.

Muttaqi berterima kasih atas bantuan China dan mengatakan itu datang pada waktu yang tepat, mencatat bahwa kedua negara selalu bersahabat dan membantu satu sama lain.

"Pemerintah Afghanistan akan memastikan bantuan itu diberikan kepada orang-orang yang paling membutuhkannya," kata Muttaqi meyakinkan.

Penjabat Menteri Luar Negeri Afghanistan itu juga mengatakan bahwa negaranya akan terus mengembangkan hubungan bertetangga yang baik dan bersahabat dengan China.

"Negara akan membutuhkan lebih banyak bantuan kemanusiaan dari masyarakat internasional terutama dari negara-negara tetangganya," kata Muttaqi.

Departemen Keuangan AS pada Jumat (24/9) juga mengumumkan bahwa mereka akan mengijinkan pengiriman bantuan ke Afghanistan di tengah sanksi yang mereka tetapkan.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Pantura Jawa Penyumbang 23-27 Persen PDB Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:19

Dari Riau, Menteri LH Dorong Green Policing Go Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:18

Purbaya Jawab Santai Sambil 'Geal-Geol' Diisukan Ambruk dan Mau Dipecat

Senin, 04 Mei 2026 | 16:05

Maritim Indonesia di Persimpangan AI

Senin, 04 Mei 2026 | 15:34

BPJS Kesehatan Siap Bangun Kantor Layanan di IKN

Senin, 04 Mei 2026 | 15:32

Imigrasi Tangkap WNA Terlibat Prostitusi Online di Bali

Senin, 04 Mei 2026 | 15:27

Keberpihakan Prabowo ke Ojol Perkuat Keadilan Ekonomi

Senin, 04 Mei 2026 | 15:26

Ade Kunang dan Sang Ayah Didakwa Terima Suap Rp12,4 Miliar

Senin, 04 Mei 2026 | 15:17

Giant Sea Wall Pantura Digarap 20 Tahun, Libatkan Investor dan 23 Kementerian

Senin, 04 Mei 2026 | 14:50

OPEC+ Umumkan Kenaikan Produksi Setelah Ditinggal UEA

Senin, 04 Mei 2026 | 14:45

Selengkapnya