Berita

Tim penyidik KPK usai menggeledah gedung DPRD Kabupaten Muara Enim, Senin siang (27/9)/RMOLSumsel

Hukum

Geledah Sejumlah Ruangan DPRD Muara Enim, 15 Penyidik KPK Amankan 10 Dokumen

SENIN, 27 SEPTEMBER 2021 | 16:44 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Tim penyidik dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menggeledah sejumlah ruangan di DPRD Muara Enim, Sumatera Selatan, Senin (27/9). Penggeledahan tersebut diduga terkait pengembangan kasus dugaan suap yang melibatkan sejumlah anggota DPRD Muara Enim.

Penggeledahan gedung Wakil Rakyat Muara Enim terkait kasus OTT KPK pada 2019 itu, dimulai sekitar pukul 09.00 hingga pukul 12.00 WIB.  Hal ini dilakukan KPK diduga karena ada sejumlah oknum anggota DPRD yang muncul pada persidangan, yang diduga turut menerima aliran fee proyek.

Usai menggedah, sebanyak 15 anggota KPK berjalan keluar dari kantor DPRD Muara Enim dengan dikawal ketat oleh aparat keamanan bersenjata lengkap dari Polres Muara Enim.


Kuasa Hukum DPRD Muara Enim, Khirurozi, bersama Tri Suhendro dan Dhari Diaz usai mendampingi pihak KPK, membenarkan ada 15 anggota KPK yang melakukan penggeledahan di sejumlah ruangan DPRD.  Di antaranya ruang Ketua DPRD, Banggar, Banmus, serta ruang Komisi DPRD Kabupaten Muara Enim.

“Mereka membawa sebanyak 10 item berkas yang diduga kuat terkait 10 orang anggota DPRD, yang telah secara tertulis ditetapkan sebagai tersangka oleh pihak penyidik KPK beberapa hari lalu,” bebernya, dikutip Kantor Berita RMOLSumsel.

Terkait siapa saja tersangka dari DPRD Muara Enim, Khirurozi enggan berkomentar.

"Ya, biarlah pihak Penyidik saja yang nanti mengatakannya, karena itu wewenang mereka,” tandas dia.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Ramadhan Pohan, Pendukung Anies yang Kini Jabat Anggota Dewas LKBN ANTARA

Jumat, 09 Januari 2026 | 03:45

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

UPDATE

Sekjen PBB Kecewa AS Keluar dari 66 Organisasi Internasional

Jumat, 09 Januari 2026 | 16:15

Gus Yaqut Tersangka Kuota Haji, PKB: Walau Lambat, Negara Akhirnya Hadir

Jumat, 09 Januari 2026 | 16:15

Gus Yahya Tak Mau Ikut Campur Kasus Yaqut

Jumat, 09 Januari 2026 | 16:03

TCL Pamer Inovasi Teknologi Visual di CES 2026

Jumat, 09 Januari 2026 | 15:56

Orang Dekat Benarkan Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis Ngadep Jokowi di Solo

Jumat, 09 Januari 2026 | 15:47

KPK Sudah Kirim Pemberitahuan Penetapan Tersangka ke Yaqut Cholil dan Gus Alex

Jumat, 09 Januari 2026 | 15:24

Komisi VIII DPR: Pelunasan BPIH 2026 Sudah 100 Persen, Tak Ada yang Tertunda

Jumat, 09 Januari 2026 | 14:56

37 WNI di Venezuela Dipastikan Aman, Kemlu Siapkan Rencana Kontigensi

Jumat, 09 Januari 2026 | 14:45

Pilkada Lewat DPRD Bisa Merembet Presiden Dipilih DPR RI

Jumat, 09 Januari 2026 | 14:40

PP Pemuda Muhammadiyah Tak Terlibat Laporkan Pandji Pragiwaksono

Jumat, 09 Januari 2026 | 14:26

Selengkapnya