Berita

Aparat kepolisian membentuk barikade pengamanan aksi demo mahasiswa di area Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta/RMOL

Politik

Humanis, Tidak Ada Kawat Berduri saat Demo BEM SI di KPK

SENIN, 27 SEPTEMBER 2021 | 10:51 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Ratusan mahasiswa yang menolak pemberhentian 56 pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan hormat telah tiba di sekitaran Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada Kav 4, Setiabudi, Jakarta Selatan, Senin siang (27/9).

Pantauan Kantor Berita Politik RMOL, ratusan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi telah tiba di sekitar Gedung Merah Putih KPK pada pukul 10.40 WIB.

Aksi unjuk rasa ini dibarikade oleh barisan petugas kepolisian di depan Gedung Merah Putih KPK. Para mahasiswa ini hanya bisa menyampaikan aspirasinya dari jarak sekitar 100 meter dari Gedung Merah Putih KPK.

Masa aksi membawa atribut berupa bendera masing-masing organisasi dan perguruan tingginya serta satu unit mobil komando untuk menyampaikan aspirasinya. Hingga saat ini, aksi unjuk rasa berjalan kondusif.

Aksi unjuk rasa kali ini tidak terlihat adanya pemasangan kawat berduri ataupun barrier yang menghalangi antara petugas kepolisian dengan masa aksi.

Terlihat, penanganan demo lebih humanis dibanding pada penanganan aksi unjuk rasa sebelumnya di area Gedung Merah Putih KPK. Tanpa kawat berduri, pihak kepolisian hanya membentangkan garis panjang berbahan kain dan bertuliskan "polisi".

Populer

Penumpang Pesawat Wajib PCR, Pimpinan Komisi IX: Kenapa Kebijakan Jadi Jakarta Sentris?

Rabu, 20 Oktober 2021 | 15:20

Moeldoko Mencoreng Muka Sendiri dengan Menyerang Mahfud MD

Kamis, 14 Oktober 2021 | 18:14

Margarito Kamis: Penyelenggara Kongres atau KLB Partai adalah Pengurus DPP Sah

Kamis, 21 Oktober 2021 | 17:25

KPK Temukan Dokumen Catatan Aliran Uang Kasus Suap Perpanjangan Izin HGU Sawit di Kuansing

Jumat, 22 Oktober 2021 | 18:37

Tak Bermanfaat Bagi Papua, Jokowi Diminta Tinjau Ulang Pembangunan Smelter di Gresik

Kamis, 21 Oktober 2021 | 23:52

Dua Tahun Pimpin Indonesia, Maruf Amin Seperti Diparkirkan dan Jokowi Ngebut Bareng Luhut Pandjaitan

Minggu, 17 Oktober 2021 | 19:43

Sindiran Mujahid 212: Wajar Jokowi Pilih ke Kalimantan, Frekuensi Mahasiswa yang Demo Belum Disetel

Kamis, 21 Oktober 2021 | 15:49

UPDATE

Profesor Sudarnoto: Statement Ketum PBNU dan Menag Yaqut Berpotensi Melanggar Prinsip Demokrasi

Minggu, 24 Oktober 2021 | 18:18

Fuad Bawazier: Pinjol Lebih Tepat Disebut Pinjaman Jahat Orang Liar

Minggu, 24 Oktober 2021 | 18:13

Demokrat Ingatkan PDIP, Jangan Sibuk Klaim Prestasi

Minggu, 24 Oktober 2021 | 17:43

Deklarasi RKS Pekanbaru, Emak-emak Siap Menangkan Sandiaga Uno di Pilpres 2024

Minggu, 24 Oktober 2021 | 17:26

Memecah Belah Umat, Yaqut Qolil Qoumas Wajib Tarik Pernyataan Kemenag Hadiah Negara untuk NU

Minggu, 24 Oktober 2021 | 17:08

Presiden Poknas Beberkan Strategi Milenial Hadapi Disrupsi

Minggu, 24 Oktober 2021 | 16:50

Gembong Narkoba Paling Dicari di Kolombia Akhirnya Ditangkap, Bak Jatuhnya Pablo Escobar

Minggu, 24 Oktober 2021 | 16:50

Menlu Wang Yi: Inggris Harus Berpikir Dua Kali Ketika Memberi Akses Teknologi Kapal Selam Nuklir ke Australia

Minggu, 24 Oktober 2021 | 16:44

Potret Pilu Afghanistan, Wanita Tua Mengayak Kerikil Demi Cari Sisa Gandum

Minggu, 24 Oktober 2021 | 16:34

Sama-sama Punya "Prestasi" Utang, Muslim Arbi: SBY Bayar Terus, tapi Jokowi Malah Bikin Bangkrut Negara

Minggu, 24 Oktober 2021 | 16:28

Selengkapnya