Berita

Vaksinasi yang digelar DPD Partai Golkar DKI Jakarta/Ist

Politik

Bantu Capai Herd Immunity, Golkar Jakarta Gelar Vaksinasi Bagi 6 Ribu Warga dan Siswa

SENIN, 27 SEPTEMBER 2021 | 10:29 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Untuk mempercepat tercapainya herd immunity bagi masyarakat ibukota, DPD Golkar DKI Jakarta menggelar kegiatan vaksinasi. Kegiatan yang telah berjalan sejak 4 September dan akan berlangsung selama 8 minggu ini menargetkan 6 ribu warga dan siswa di Jakarta.

“Saya kira, kita (Golkar) juga punya tanggungjawab untuk mempercepat capaian vaksin bagi masyarakat dan kami mendekatkan vaksin kepada masyarakat, agar makin mudah dijangkau masyarakat,” kata Ketua DPD I  Golkar DKI Jakarta, Achmed Zaki Iskandar, dalam keterangan yang diterima Redaksi, Senin (27/9).

Ditambahkan Zaki, program vaksinasi yang dilaksanakan di kantor DPD Golkar DKI Jakarta, Jalan Pegangsaan Barat No. 4, Jakarta Pusat, ini adalah untuk mempercepat program vaksinasi bagi masyarakat dan siswa-siswa sekolah. Selama September 2021, kegiatan vaksinasi dilaksanakan pada Sabtu dan Minggu.

“Hingga Desember 2021 ditargetkan 1 juta warga Jakarta yang sudah divaksin. Ini tentu harus melibatkan semua pihak termasuk Pemprov DKI Jakarta, partai politik, dan semua stakeholder lainnya,” imbuh Zaki.

Sementara itu, menurut Ketua Harian DPD Golkar DKI Jakarta, Judistira Hermawan, hingga Minggu (26/9), tercatat sebanyak 3.500 warga Jakarta telah mengikuti kegiatan vaksinasi ini. Targetnya, 6 ribu warga Jakarta tervaksinasi hingga akhir kegiatan.

Lanjut Judistira, kegiatan vaksinasi ini merupakan komitmen Partai Golkar membantu pemerintah pusat khususnya Pemprov DKI Jakarta untuk mempercepat vaksinasi Covid-19 bagi masyatakat yang belum mendapatkan vaksin dengan harapan Herd Immunity agar cepat terwujud.

Program vaksinasi ini terbuka untuk umum. Tidak hanya warga Jakarta saja, tetapi semua masyarakat yang menginginkan vaksinasi. Selain itu, kegiatan ini juga terbuka bagi masyarakat yang ingin melakukan vaksinasi dosis pertama maupun kedua.
Dengan catatan, telah melengkapi data-data seperti fotokopi KTP maupun surat keterangan telah mendapat vaksin ataupun yang belum.

Untuk kegiatan vaksinasi ini, Partai Golkar berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan Pemprov DKI Jakarta. Sedangkan pasokan vaksin dan tenaga medisnya, dilakukan oleh Puskesmas Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat.

Dijelaskan Judistira, ada dua jenis vaksin yang digunakan, yakni Sinovac dan AstraZeneca. Mereka pun mengikuti arahan Pemprov DKI Jakarta soal pemberian vaksin Sinovac. Yaitu dosis ke-1: Usia 12-17 tahun; dosis ke-1: Ibu hamil; dosis ke-1: Usia lansia, dan dosis ke-2 untuk riwayat dosis 1 Sinovac.

Sedangkan vaksin AstraZeneca diberikan untuk dosis ke-1: Usia 18 tahun ke atas; dosis ke-1: Ibu menyusui, dan dosis ke-2 bagi riwayat dosis 1 AstraZeneca.

“Alhamdulillah, pasokan vaksin tercukupi hingga akhir tahun ini. Tahun depan, perekonomian bisa berjalan normal, kegiatan kemasyarakat dan keagamaan juga diharapkan kembali normal,” ujarnya Minggu (26/9).

Selain di kantor DPD Golkar DKI Jakarta, kegiatan vaksinasi juga digelar Partai Golkar berkolaborasi dengan Sekolah Bakti Mulia (BM 400) di Pondok Pinang, Jakarta Selatan.

Partai Golkar sebelumnya juga menggelar vaksinasi massal bagi pengemudi JakLingko. Untuk kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi dengan Koperasi Wahana Kalpika (KWK) di Jakarta Utara.

Populer

Penumpang Pesawat Wajib PCR, Pimpinan Komisi IX: Kenapa Kebijakan Jadi Jakarta Sentris?

Rabu, 20 Oktober 2021 | 15:20

Moeldoko Mencoreng Muka Sendiri dengan Menyerang Mahfud MD

Kamis, 14 Oktober 2021 | 18:14

Margarito Kamis: Penyelenggara Kongres atau KLB Partai adalah Pengurus DPP Sah

Kamis, 21 Oktober 2021 | 17:25

KPK Temukan Dokumen Catatan Aliran Uang Kasus Suap Perpanjangan Izin HGU Sawit di Kuansing

Jumat, 22 Oktober 2021 | 18:37

Tak Bermanfaat Bagi Papua, Jokowi Diminta Tinjau Ulang Pembangunan Smelter di Gresik

Kamis, 21 Oktober 2021 | 23:52

Dua Tahun Pimpin Indonesia, Maruf Amin Seperti Diparkirkan dan Jokowi Ngebut Bareng Luhut Pandjaitan

Minggu, 17 Oktober 2021 | 19:43

Sindiran Mujahid 212: Wajar Jokowi Pilih ke Kalimantan, Frekuensi Mahasiswa yang Demo Belum Disetel

Kamis, 21 Oktober 2021 | 15:49

UPDATE

Deklarasi RKS Pekanbaru, Emak-emak Siap Menangkan Sandiaga Uno di Pilpres 2024

Minggu, 24 Oktober 2021 | 17:26

Memecah Belah Umat, Yaqut Qolil Qoumas Wajib Tarik Pernyataan Kemenag Hadiah Negara untuk NU

Minggu, 24 Oktober 2021 | 17:08

Presiden Poknas Beberkan Strategi Milenial Hadapi Disrupsi

Minggu, 24 Oktober 2021 | 16:50

Gembong Narkoba Paling Dicari di Kolombia Akhirnya Ditangkap, Bak Jatuhnya Pablo Escobar

Minggu, 24 Oktober 2021 | 16:50

Menlu Wang Yi: Inggris Harus Berpikir Dua Kali Ketika Memberi Akses Teknologi Kapal Selam Nuklir ke Australia

Minggu, 24 Oktober 2021 | 16:44

Potret Pilu Afghanistan, Wanita Tua Mengayak Kerikil Demi Cari Sisa Gandum

Minggu, 24 Oktober 2021 | 16:34

Sama-sama Punya "Prestasi" Utang, Muslim Arbi: SBY Bayar Terus, tapi Jokowi Malah Bikin Bangkrut Negara

Minggu, 24 Oktober 2021 | 16:28

Kapendam Jaya: Oknum Anggota TNI Bantu Rachel Vennya agar Tidak Dikarantina

Minggu, 24 Oktober 2021 | 15:54

Sri Lanka Tutup Pintu untuk Pupuk China yang Terkontaminasi Bakteri Berbahaya

Minggu, 24 Oktober 2021 | 15:53

Bersama KSD dan GPMN, Presma Jayabaya Deklarasi Dukung Jenderal Sigit Basmi Pinjol Ilegal

Minggu, 24 Oktober 2021 | 15:38

Selengkapnya