Berita

Wakil Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Arsul Sani/RMOL

Politik

Kritik Izin Festival, PPP: Turunkan Dulu Pandemi Jadi Endemi

SENIN, 27 SEPTEMBER 2021 | 09:43 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Rencana pemerintah yang memberikan izin kegiatan besar seperti festival, konser, hingga pesta pernikahan dikritisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Wakil Ketua Umum PPP, Arsul Sani mengingatkan, pemerintah harus memastikan status pandemi Covid-19 turun menjadi endemi.

"Hemat PPP, jika rencana ini tidak dengan model uji coba dulu, maka pemerintah seyogianya menurunkan dulu status Covid-19 dari pandemi menjadi endemi," ujar Arsul Sani kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (27/9).

Menurutnya, akan menjadi janggal jika pemerintah mempersilakan kegiatan dihadiri banyak orang saat pandemi masih berlaku. Pun meski sudah diminta menerapkan protokol kesehatan.

"Ini janggal kalau statusnya masih pandemi namun kegiatan dengan skala berkumpulnya orang yang besar diperbolehkan," kritiknya.

Meski begitu, Wakil Ketua MPR RI ini mengaku akan tetap mendukung kebijakan pemerintah melonggarkan aktivitas masyarakat seiring dengan penurunan jumlah kasus paparan Covid-19.

"PPP menyambut positif rencana relaksasi kegiatan publik dengan mengizinkan orang berkumpul dalam skala yang lebih besar, setelah pandemi Covid-19 ini menunjukkan angka keterpaparan yang makin kecil," pungkasnya.

Populer

Penumpang Pesawat Wajib PCR, Pimpinan Komisi IX: Kenapa Kebijakan Jadi Jakarta Sentris?

Rabu, 20 Oktober 2021 | 15:20

Moeldoko Mencoreng Muka Sendiri dengan Menyerang Mahfud MD

Kamis, 14 Oktober 2021 | 18:14

Margarito Kamis: Penyelenggara Kongres atau KLB Partai adalah Pengurus DPP Sah

Kamis, 21 Oktober 2021 | 17:25

KPK Temukan Dokumen Catatan Aliran Uang Kasus Suap Perpanjangan Izin HGU Sawit di Kuansing

Jumat, 22 Oktober 2021 | 18:37

Tak Bermanfaat Bagi Papua, Jokowi Diminta Tinjau Ulang Pembangunan Smelter di Gresik

Kamis, 21 Oktober 2021 | 23:52

Dua Tahun Pimpin Indonesia, Maruf Amin Seperti Diparkirkan dan Jokowi Ngebut Bareng Luhut Pandjaitan

Minggu, 17 Oktober 2021 | 19:43

Sindiran Mujahid 212: Wajar Jokowi Pilih ke Kalimantan, Frekuensi Mahasiswa yang Demo Belum Disetel

Kamis, 21 Oktober 2021 | 15:49

UPDATE

Profesor Sudarnoto: Statement Ketum PBNU dan Menag Yaqut Berpotensi Melanggar Prinsip Demokrasi

Minggu, 24 Oktober 2021 | 18:18

Fuad Bawazier: Pinjol Lebih Tepat Disebut Pinjaman Jahat Orang Liar

Minggu, 24 Oktober 2021 | 18:13

Demokrat Ingatkan PDIP, Jangan Sibuk Klaim Prestasi

Minggu, 24 Oktober 2021 | 17:43

Deklarasi RKS Pekanbaru, Emak-emak Siap Menangkan Sandiaga Uno di Pilpres 2024

Minggu, 24 Oktober 2021 | 17:26

Memecah Belah Umat, Yaqut Qolil Qoumas Wajib Tarik Pernyataan Kemenag Hadiah Negara untuk NU

Minggu, 24 Oktober 2021 | 17:08

Presiden Poknas Beberkan Strategi Milenial Hadapi Disrupsi

Minggu, 24 Oktober 2021 | 16:50

Gembong Narkoba Paling Dicari di Kolombia Akhirnya Ditangkap, Bak Jatuhnya Pablo Escobar

Minggu, 24 Oktober 2021 | 16:50

Menlu Wang Yi: Inggris Harus Berpikir Dua Kali Ketika Memberi Akses Teknologi Kapal Selam Nuklir ke Australia

Minggu, 24 Oktober 2021 | 16:44

Potret Pilu Afghanistan, Wanita Tua Mengayak Kerikil Demi Cari Sisa Gandum

Minggu, 24 Oktober 2021 | 16:34

Sama-sama Punya "Prestasi" Utang, Muslim Arbi: SBY Bayar Terus, tapi Jokowi Malah Bikin Bangkrut Negara

Minggu, 24 Oktober 2021 | 16:28

Selengkapnya