Berita

SPBU di Bracknell England pada Minggu, 26 September 2021/AP

Dunia

Gangguan Pasokan BBM, Warga Panic Buying Hingga Ribuan SPBU di Inggris Tutup

SENIN, 27 SEPTEMBER 2021 | 09:34 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Gangguan pasokan bahan bakar membuat Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Inggris dipenuhi para pengendara.

Menurut Asosiasi Pengecer Bensen, yang mewakiliki hampir 5.500 SPBU independen, ada sekitar dua pertiga dari anggotanya melapor telah kehabisan bahan bakar.

Ketua asosiasi tersebut, Brian Madderson mengatakan, kelangkaan pasokan berimbas pada panic buying.

"Ada banyak bahan bakar di negara ini, tapi itu di tempat yang bukan bagi pengendara. Masih di terminal dan kilang," ujarnya kepada BBC pada Minggu (26/9).

Selama akhir pekan, antrean panjang terbentuk di banyak SPBU, banyak pengendara membutuhkan waktu berjam-jam untuk bisa mengisi bahan bakar.

Di satu SPBU di London, terjadi perkelahian hingga polisi dipanggil. Polisi mengatakan seorang pria ditangkap karena dicurigai melakukan penyerangan.

Industri pengangkutan mengatakan Inggris kekurangan puluhan ribu pengemudi truk, karena banyaknya faktor, termasuk pandemi Covid-19, tenaga kerja yang menua, dan eksodus pekerja asing setelah Inggris keluar dari Uni Eropa tahun lalu.

Beberapa negara, termasuk AS dan Jerman, juga mengalami kekurangan pengemudi truk.

Selain bahan bakar, masalah besar bagi Inggris lainnya adalah rak-rak supermarket yang kosong.

Populer

Penumpang Pesawat Wajib PCR, Pimpinan Komisi IX: Kenapa Kebijakan Jadi Jakarta Sentris?

Rabu, 20 Oktober 2021 | 15:20

Moeldoko Mencoreng Muka Sendiri dengan Menyerang Mahfud MD

Kamis, 14 Oktober 2021 | 18:14

Margarito Kamis: Penyelenggara Kongres atau KLB Partai adalah Pengurus DPP Sah

Kamis, 21 Oktober 2021 | 17:25

KPK Temukan Dokumen Catatan Aliran Uang Kasus Suap Perpanjangan Izin HGU Sawit di Kuansing

Jumat, 22 Oktober 2021 | 18:37

Tak Bermanfaat Bagi Papua, Jokowi Diminta Tinjau Ulang Pembangunan Smelter di Gresik

Kamis, 21 Oktober 2021 | 23:52

Dua Tahun Pimpin Indonesia, Maruf Amin Seperti Diparkirkan dan Jokowi Ngebut Bareng Luhut Pandjaitan

Minggu, 17 Oktober 2021 | 19:43

Sindiran Mujahid 212: Wajar Jokowi Pilih ke Kalimantan, Frekuensi Mahasiswa yang Demo Belum Disetel

Kamis, 21 Oktober 2021 | 15:49

UPDATE

Profesor Sudarnoto: Statement Ketum PBNU dan Menag Yaqut Berpotensi Melanggar Prinsip Demokrasi

Minggu, 24 Oktober 2021 | 18:18

Fuad Bawazier: Pinjol Lebih Tepat Disebut Pinjaman Jahat Orang Liar

Minggu, 24 Oktober 2021 | 18:13

Demokrat Ingatkan PDIP, Jangan Sibuk Klaim Prestasi

Minggu, 24 Oktober 2021 | 17:43

Deklarasi RKS Pekanbaru, Emak-emak Siap Menangkan Sandiaga Uno di Pilpres 2024

Minggu, 24 Oktober 2021 | 17:26

Memecah Belah Umat, Yaqut Qolil Qoumas Wajib Tarik Pernyataan Kemenag Hadiah Negara untuk NU

Minggu, 24 Oktober 2021 | 17:08

Presiden Poknas Beberkan Strategi Milenial Hadapi Disrupsi

Minggu, 24 Oktober 2021 | 16:50

Gembong Narkoba Paling Dicari di Kolombia Akhirnya Ditangkap, Bak Jatuhnya Pablo Escobar

Minggu, 24 Oktober 2021 | 16:50

Menlu Wang Yi: Inggris Harus Berpikir Dua Kali Ketika Memberi Akses Teknologi Kapal Selam Nuklir ke Australia

Minggu, 24 Oktober 2021 | 16:44

Potret Pilu Afghanistan, Wanita Tua Mengayak Kerikil Demi Cari Sisa Gandum

Minggu, 24 Oktober 2021 | 16:34

Sama-sama Punya "Prestasi" Utang, Muslim Arbi: SBY Bayar Terus, tapi Jokowi Malah Bikin Bangkrut Negara

Minggu, 24 Oktober 2021 | 16:28

Selengkapnya