Berita

Sandiaga Salahudin Uno/Net

Politik

Prabowo Harus Bijak, Tidak Maju Lagi dan Rekomendasikan Sandiaga Uno Capres 2024

MINGGU, 26 SEPTEMBER 2021 | 17:22 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Figur muda bakal mewarnai pertarungan pemilihan presiden di 2024 mendatang. Dalam sejumlah hasil survei, elektabilitas tokoh muda kerap moncer.

Beberapa tokoh itu antara lain Anies Baswedan, Sandiaga Salahuddin Uno, Ganjar Pranowo dan juga Agus Harimurti Yudhoyono. Kemunculan tokoh muda yang banyak diinginkan publik itu diprediksi akan mewarnai kontestasi Pilpres mendatang.

Pengamat politik Dedi Kurnia Syah berpendapat, Partai Gerindra memiliki tokoh muda yang saat ini elektabilitasnya cukup baik di sejumlah survei yakni Sandiaga Salahuddin Uno.


Pendapat Dedi, Sandiaga lebih berpeluang untuk memenangkan kontestasti Pilpres 2024 dibandingkan Prabowo Subianto.

"Kalau melihat perlawanan di Pilpres 2024, memang Sandiaga lebih berpeluang di dalam nuansa kontestasi dibandingkan Prabowo,” ucap Dedi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (26/9).

Direktur eksekutif Indonesia Political Opinion ini berpendapat, masyarakat sudah jengah dengan Prabowo Subianto yang kerap kalah dalam pilpres sebelumnya.

Dalam konteks Pilpres 2024, Dedi mengatakan, seharusnya Prabowo mengedepankan tokoh muda seperti Sandiaga Uno agar dapat bersaing dengan Capres lain yang juga dari tokoh muda.

"Karena Prabowo sudah dalam tahapan yang political fatigue. Jadi orang sudah lelah memilih karena selalu kalah dalam beberapa Pilpres," demikian analisa Dedi.

Ia menyarankan pada Prabowo agar lebih bijak dengan memilih tidak lagi mencalonkan diri sebagai Capres dan legowo mengusung Sandiaga Uno.

"Prabowo harus bijak, tidak perlu lagi menjadi peserta pilpres tapi lebih merekomendasikan tokoh muda, tentu pilihannya adalah Sandiaga yang paling dominan di internal Gerindra,” tandasnya.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Misteri Listrik Kejagung Padam di Tengah Pemeriksaan Febrie Adriansyah, Mobil Tahanan Bersiaga

Jumat, 24 Juli 2026 | 22:06

Prabowo Perlu Tiru Trik Cerdas Mahathir Hadapi Krisis

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:52

Indonesia Putar Haluan dari AS dan Bidik Pasar Ekspor Baru

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:38

Mentan Ngamuk, Minta Polisi Sikat Tujuh Perusahaan Culas Penolak Tebu Petani

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:29

100 Tahun Rarud Batur: Ketika Lava Tak Mampu Menghapus Peradaban

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:19

DPR Desak Operator Seluler Patuhi Putusan MK soal Kuota Internet Hangus

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:16

KUII VIII Jadi Momentum Bersejarah, Wantim MUI Ajak Umat Perkuat Peran Menuju Indonesia Emas 2045

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:13

Pemprov DKI Gelontorkan Rp249 Miliar untuk Rehabilitasi Empat Sekolah Rusak

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:01

PIKI Gelar Seminar Nasional di Tentena, Dorong Reformulasi Tata Kelola Dana Bagi Hasil Pertambangan

Jumat, 24 Juli 2026 | 20:52

PPP Banten Bergejolak, dari Gugatan ke Pengadilan hingga Saling Somasi

Jumat, 24 Juli 2026 | 20:51

Selengkapnya