Berita

Kamp pengungsi Dona Ana Fort Bliss New Mexico/Net

Dunia

FBI Gerak Cepat Selidiki Kasus Tentara Wanita AS yang Diserang Sekelompok Pengungsi Laki-laki Afghanistan

SABTU, 25 SEPTEMBER 2021 | 14:48 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Seorang tentara wanita AS diduga menjadi korban serangan yang dilakukan sekelompok pengungsi laki-laki Afghanistan yang ditempatkan sementara di sebuah kamp pengungsi di Kompleks Dona Ana Fort Bliss, New Mexico.

Juru bicara pangkalan militer tersebut mengatakan kepada media bahwa penyerangan yang dilakukan beberapa pengungsi laki-laki Afghanistan terhadap prajurit yang tidak disebutkan namanya itu terjadi pada pekan lalu.

“Kami menanggapi tuduhan itu dengan serius dan dengan tepat merujuk masalah ini ke Biro Investigasi Federal. Keselamatan dan kesejahteraan anggota layanan kami, serta semua yang ada di instalasi kami, adalah yang terpenting, ” kata Divisi Lapis Baja 1 dan Urusan Publik Fort Bliss dalam sebuah pernyataan yang dikirim melalui email ke Fox dan The Hill.


Kedua outlet juga mengkonfirmasi keterlibatan FBI, dengan Agen Khusus Petugas Urusan Publik FBI Jeanette Harper mengatakan kepada Fox bahwa biro sedang ‘menyelidiki tuduhan ini’, sementara The Hill menambahkan bahwa kantor agensi El Paso, Texas akan mengambil poin dalam penyelidikan tersebut.

Sementara pangkalan militer mencatat insiden itu terjadi pada 19 September, tidak ada rincian lain yang diberikan mengenai apa yang mungkin terjadi atau sifat pasti dari serangan itu.

Juru bicara Fort Bliss mencatat, bagaimanapun, bahwa tentara AS sejak itu telah ditawari layanan konseling, dan bahwa protokol keamanan tambahan akan diperkenalkan di lokasi tersebut.

“Task Force-Bliss juga menerapkan langkah-langkah keamanan tambahan untuk memasukkan peningkatan patroli kesehatan dan keselamatan, pencahayaan tambahan, dan penegakan sistem teman di Kompleks Dona Ana,” katanya.

“Kami akan bekerja sama sepenuhnya dengan FBI dan akan terus memastikan anggota layanan yang melaporkan serangan ini didukung penuh,” lanjut pernyataan itu.

Bliss hanyalah satu di antara delapan pangkalan militer AS yang digunakan untuk menampung hingga 50.000 pengungsi Afghanistan, banyak yang melarikan diri dari negara asal mereka ketika militer Amerika mengakhiri perang 20 tahun di sana dan menarik pasukannya.

Puluhan ribu pendatang baru dibawa sebagai bagian dari upaya evakuasi tergesa-gesa dari bandara Kabul bulan lalu, meskipun masalah ini telah menjadi perdebatan politik di antara anggota parlemen Republik.

“(Presiden) Joe Biden membuat keputusan untuk mendorong puluhan ribu orang ke pesawat agar terlihat seperti evakuasinya yang gagal berjalan dengan baik. Yang benar adalah dia tidak tahu siapa yang dia bawa ke AS. Itu sebabnya saya memimpin surat hari ini menuntut pertanggungjawaban dan jawaban,” cuit Senator Texas Ted Cruz sambil berbagi laporan tentang serangan terhadap tentara wanita itu.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Pantura Jawa Penyumbang 23-27 Persen PDB Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:19

Dari Riau, Menteri LH Dorong Green Policing Go Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:18

Purbaya Jawab Santai Sambil 'Geal-Geol' Diisukan Ambruk dan Mau Dipecat

Senin, 04 Mei 2026 | 16:05

Maritim Indonesia di Persimpangan AI

Senin, 04 Mei 2026 | 15:34

BPJS Kesehatan Siap Bangun Kantor Layanan di IKN

Senin, 04 Mei 2026 | 15:32

Imigrasi Tangkap WNA Terlibat Prostitusi Online di Bali

Senin, 04 Mei 2026 | 15:27

Keberpihakan Prabowo ke Ojol Perkuat Keadilan Ekonomi

Senin, 04 Mei 2026 | 15:26

Ade Kunang dan Sang Ayah Didakwa Terima Suap Rp12,4 Miliar

Senin, 04 Mei 2026 | 15:17

Giant Sea Wall Pantura Digarap 20 Tahun, Libatkan Investor dan 23 Kementerian

Senin, 04 Mei 2026 | 14:50

OPEC+ Umumkan Kenaikan Produksi Setelah Ditinggal UEA

Senin, 04 Mei 2026 | 14:45

Selengkapnya