Berita

Pekerja membersihkan puing-puing dari lokasi kamp migran perbatasan darurat di sepanjang Jembatan Internasional di Del Rio, Texas, pada hari Jumat, 24 September 2021/Net

Dunia

Pejabat: Kamp Pengungsi Telah Ditutup, Rombongan Terakhir Migran Haiti Telah Dipindahkan

SABTU, 25 SEPTEMBER 2021 | 14:24 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Rombongan terakhir migran Haiti di kamp pengungsian Del Rio telah dipindahkan. Dengan demikian, perkemahan padat yang kumuh, mengenaskan dan membuat kewalahan pemerintahan Biden, telah kosong.

Pemerintahan Biden telah membersihkan wilayah itu, yang selama seminggu telah dipadati 15.000 migran asal Haiti. Mereka berkerumun di  tempat penampungan sementara, berharap mendapat kesempatan untuk mencari suaka. Karena gelombang kedatangan terus bertambah dan situasi semakin rentan di tengah penyebaran virus corona, pemerintahan Biden terpaksa mendeportasi mereka.

Menteri Keamanan Dalam Negeri Alejandro Mayorkas mengatakan pada briefing Gedung Putih, Jumat (25/9) bahwa sudah tidak ada satu pun pengungsi di bawah jembatan Del Rio, seperti dikutip dari The Guardian, Sabtu (25/9).


Sebanyak 2.000 migran telah dipulangkan ke Haiti dengan 17 penerbangan, 8.000 lainnya secara sukarela pindah menuju selatan ke Meksiko, untuk mencari suaka di sana, dan sekitar 5.000 sedang diproses oleh agen keamanan dalam negeri.

“Beberapa telah dikembalikan ke Haiti, yang lain telah dipindahkan ke fasilitas pemrosesan yang berbeda di sepanjang perbatasan mengingat kapasitas operasional. Dan kemudian banyak dari mereka akan dikembalikan ke Haiti dari sana,” kata Mayorkas.

Beberapa dari mereka yang diproses di fasilitas tersebut akan dibebaskan berdasarkan kasus per kasus.

Ada beberapa migran yang dibebaskan masuk AS bagi yang memenuhi syarat. Mayorkas tidak memerinci jumlahnya..

Pemerintahan Biden telah menghadapi kritik pedas dari Partai Republik dan sesama Demokrat atas cara mereka menangani krisis, termasuk anggota kongres Maxine Waters yang mengatakan perlakuan terhadap migran Haiti lebih buruk daripada perbudakan.

Ini menjadi 'episode yang merusak' bagi pemerintahan Biden.

Presiden Joe Biden sendiri telah mengecam tindakan petugas perbatasan yang dianggapnya sangat memalukan. Ia berjanji akan bertanggung jawab, dan memberi konsekuensi bagi petugas yang berbuat berlebih terhadap pengungsi.

Gedung Putih telah menghadapi pertanyaan yang memuncak dalam beberapa hari terakhir tentang mengapa presiden tidak secara langsung menangani situasi itu sendiri, daripada melalui pejabat seperti sekretaris pers Jen Psaki, Wakil Presiden Kamala Harris, dan Mayorkas.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya