Berita

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno/Repro

Politik

Kinerjanya Dianggap Paling Baik, Demokrat: Masyarakat Menunggu Menparekraf Tingkatkan Ekonomi Kreatif

SABTU, 25 SEPTEMBER 2021 | 05:14 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Kinerja Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, dinilai cukup baik oleh Purwa Institute, meski belum genap setahun dalam kabinet pemerintahan Presiden Joko Widodo.

Kesimpulan Purwa Institute dari hasil analisanya terhadap kajian kuantitatif tiga lembaga survei Puspol Indonesia, Indikator Politik Indonesia, dan IPO, turut ditanggapi Partai Demokrat.

Deputi Bappilu DPP Partai Demokrat, Andi Nurpati menilai, survei-dalam tersebut cenderung mengaitkan kinerja para menteri dengan upaya penanganan pandemi Covid-19. Padahal, ada beberapa menteri telah memiliki tugas pokok dan fungsinya sendiri sesuai nomenklatur yang diberikan presiden.


Sehingga, ia menganggap menteri yang tidak bersinggungan langsung dengan masalah pandemi Covid-19 dianggap kurang perform dalam situasi yang ada sekarang ini.

"Kalau kita lihat di sini, Gerindra, Prabowo dan Sandi ada beberapa survei yang menyatakan posisi teratas yang memberikn kepuasan publik. Padahal kedua kementerian tersebut tidak banyak bersentuhan langsung dengan Covid juga. Anggarannya juga cukup untuk bisa melakukan pembenahan-pembenahan," ucap Andi dalam acara diskusi virtual Purwa Insitute bertajuk 'Kinerja Menteri, Siapa yang Paling Progres atau Jeblok?', Jumat (24/9).

Karena itu, ia berpendapat anggapan Purwa Insitute yang menempatkan kiner Sandiaga Uno lebih baik ketimbang menteri lainnya masih belum sesuai dengan tupoksi Kemenparekraf.

Makanya, ia mendorong Sandi agar meningkatkan kembali program kerja di Kemenparekraf yang memang dibutuhkan masyarakat di masa pandemisaat ini. Pasalnya, banyak masyarakat menunggu kerja kreatif Sandiaga, meski dalam survei kinerjanya dianggap mengalami peningkatan selama pandemi.

"Memang Sandi punya keunggulan juga satu sisi ya, kita melihat walaupun Covid Sandi punya satu cara meningkatkan ekonomi kreatif di musim Covid hingga realisasinya seperti apa, ini perlu ditunggu oleh masyarakat. Tapi kalau publikasinya cukuplah," tuturnya.

Andi menambahkan saat ini banyak masyarakat terpuruk akibat pandemi Covid-19, seluruh menteri memiliki kendala dan tantangan besar sehingga diperlukan inovasi besar dan kreatif untuk seluruh masyarakat.

"Saat ini para menteri dihadapi vacumnya situasi masyarakat secara umum, dikarenakan secara aturan memang harus stay at home sehingga pergolakan situasi ekonomi dan lain-lain itu otomatis terbawa oleh kinerja kementerian itu sendiri," tandasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya