Berita

Polisi di luar lokasi penembakan massal di supermarket Kroger di Collierville, Tennessee, Kamis 23 September 2021/Net

Dunia

Penembakan Massal di Dalam Supermarket Tennesse, Dua Tewas dan 12 Terluka

JUMAT, 24 SEPTEMBER 2021 | 10:39 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kepanikan terjadi di sebuah supermarket Tennessee ketika seorang pria bersenjata mengejar sejumlah pengunjung dan staf yang panik pada Kamis siang (23/9) waktu setempat.

Dua orang tewas termasuk pelaku yang membunuh dirinya sendiri usai melakukan serangan, sementara 12 orang dilaporkan terluka dalam insiden kejahatan senjata api terbaru di AS.

"Dari 12 orang yang terluka, satu dalam operasi dan satu lagi dalam perawatan intensif setelah penembakan di pinggiran Memphis, Collierville," kata Kepala Polisi Dale Lane kepada wartawan, seperti dikutip dari Reuters, Jumat (24/9).


"Orang ke-13 dirawat karena serangan kecemasan," katanya.

Polisi mengatakan beberapa yang selamat melarikan diri ke gang, sementara yang lainnya berlindung di lemari es toko.

Polisi tiba di tempat kejadian segera setelah penembakan di toko kelontong Kroger di Collierville, sebuah kota berpenduduk sekitar 50.000 sekitar 50 km timur Memphis di barat daya Tennessee.

"Kami menemukan orang-orang bersembunyi di lemari es dan di kantor yang terkunci. Mereka melakukan apa yang telah dilatih untuk mereka lakukan - lari, sembunyi, melawan," kata Lane kepada wartawan, menyebut kekerasan senjata itu sebagai peristiwa paling mengerikan yang pernah terjadi dalam sejarah Collierville.

Untuk sementara penyidik mengatakan tidak ada bukti terorisme.

"Ada 44 karyawan dan beberapa pelanggan di toko saat penembakan terjadi," kata Lane.

Sementara WREG-TV melaporkan penembak adalah seorang karyawan yang telah dipecat pada hari Kamis, mengutip sumber penegak hukum yang tidak disebutkan namanya.

Brignetta Dickerson, seorang karyawan Kroger, mengatakan kepada WREG bahwa dia menginstruksikan sesama karyawan dan pelanggan ketika terjadi penembakan untuk mengikutinya ke belakang toko dan menutup pintu di belakang mereka, tetapi pria bersenjata itu mengikuti.

"Dia terus menembak dan menembak dan menembak. Dia menembak salah satu rekan kerja saya di kepala dan kemudian menembak salah satu pelanggan di perut," kata Dickerson, menambahkan bahwa penembak itu tampaknya memiliki senapan gaya militer.

Kekerasan hari Kamis adalah yang terbaru dalam serangkaian penembakan massal di tempat kerja yang mematikan yang meletus di kota-kota AS, merenggut puluhan nyawa dan menyebabkan lebih banyak lagi yang terluka tahun ini.

Maret lalu, sepuluh orang tewas ketika seorang pria bersenjata melepaskan tembakan ke supermarket King Soopers milik Kroger Co di Boulder, Colorado.

Juru bicara Kroger Teresa Dickerson mengatakan toko Collierville akan ditutup sampai pemberitahuan lebih lanjut.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya