Berita

Wakil Ketua Komisi II DPR RI Luqman Hakim saat hadiri acara Tanya Jawab Cak Ulung/Repro

Politik

Luqman Hakim: Berapapun Kebutuhan Anggaran untuk Pemilu, Negara Harus Hadir Memfasilitasi

KAMIS, 23 SEPTEMBER 2021 | 17:35 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pemerintah perlu memberikan fasilitas terbaik bagi penyelenggaraan pemilihan umum (Pemilu) 2024 mendatang. Alasannya, merujuk pada konstitusi Indonesia telah menganut sistem demokrasi. Dengan demikian rakyatlah menjadi basis kedaulatan utama.

Begitu yang dikatakan Wakil Ketua Komisi II DPR RI Luqman Hakim dalam acara diskusi virtual Tanya Jawab Cak Ulung, bertemakan Tarik Ulur Pemilu 2024, Kamis (23/9).

"Jadi pemilu ini adalah hal terpenting kedua di republik ini setelah proklamasi 17 Agustus,” ucap Luqman.


Legislator dari Fraksi PKB DPR RI ini menerangkan, turunan dari konstitusi tersebut untuk membentuk sebuah pemerintahan, baik pusat maupun daerah.

Dikatakan Luqman, jika seluruh rakyat Indonesia bersepakat bahwa pemilu merupakan hajat kedaulatan republik ini yaitu rakyat maka pemilu akan berjalan dengan baik.

"Kekuasaan kedaulatan di tangan rakyat itu agar bisa digunakan untuk membentuk pemerintahan yang sah. Pemerintahan yang kemudian akan dedicated untuk kepentingan rakyat,” katanya.

Menurutnya, pemilihan umum bukan hanya sekadar mencoblos calon pemimpin dengan datang ke TPS dan dengan tujuan politik tertentu, namun lebih besar dari pada itu bahwa rakyat Indonesia sedang menunaikan hajatnya.

“Desain UU pemilu mengandaikan dengan keserentakan pilpres pileg digabung menjadi suatu pelaksanaan itu adalah untuk memberikan kepada sistem pemerintahan kita yang presidensil,” urainya.

Kata Luqman, jika yang diinginkan konstitusi tujuan untuk membangun negara dengan baik, maka pemerintah yang mengemban amanah rakyat perlu memfasilitasi penyelenggaraan Pemilu dengan baik.

Bentuk fasilitasnya, dijelaskan Luqman, pertama fasilitas anggaranya. Meski demikian, prinsip efisiensi efektivitas anggaran itu harus berlaku.

“Wajib hukumnya untuk memfasilitasi rakyat memfasilitasi penyelenggara, memfasilitasi peserta Pemilu agar semuanya bisa berjalan dengan baik,” katanya.

"Berapapun kebutuhan anggaran untuk penyelenggaraan Pemilu menurut saya, saya percaya teman-teman KPU bisa menbuat skala prioritas,” tandasnya.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

UPDATE

Yayasan Trisakti Teken MoU Garap 80 Hektare Lahan Jagung Hibrida

Minggu, 25 Januari 2026 | 01:58

TNI AL Perkuat Diplomasi Maritim dalam Agenda Tahunan RSIS

Minggu, 25 Januari 2026 | 01:31

Segudang Harapan dari Inggris, Prancis dan Swiss

Minggu, 25 Januari 2026 | 01:13

Galeri Investasi FEB Unusia jadi Wadah Mahasiswa Melek Pasar Modal

Minggu, 25 Januari 2026 | 00:45

Pesan Prabowo di WEF 2026 jadi Arah Baru Perdamaian Dunia

Minggu, 25 Januari 2026 | 00:25

Bareskrim Bawa Banyak Dokumen Usai Geledah Kantor DSI

Minggu, 25 Januari 2026 | 00:00

Fenomena Kuil Pemujaan Jabatan

Sabtu, 24 Januari 2026 | 23:40

PDIP Gelar Natal Nasional Bersama Warga Terdampak Bencana

Sabtu, 24 Januari 2026 | 23:18

Konsisten Budaya Keselamatan, Kunci PTPN IV PalmCo Catat 23 Juta Jam Zero Accident

Sabtu, 24 Januari 2026 | 22:57

Presiden Prabowo Kembali Tiba di Tanah Air Bawa Komitmen Investasi Rp90 Triliun

Sabtu, 24 Januari 2026 | 22:33

Selengkapnya