Berita

Sekelompok biksu Thailand mengunjungi desa-desa dengan 'gerobak sayur' untuk membagikan kebutuhan makanan bagi masyakarat yang tidak mampu/Net

Dunia

Biksu Thailand Menarik 'Gerobak Sayur' Bantu Masyarakat Miskin yang Terdampak Pandemi

KAMIS, 23 SEPTEMBER 2021 | 12:33 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Banyak orang yang berupaya memberikan perhatiannya untuk membantu mereka yang kesulitan karena dampak pandemi Covid-19. Sekelompok Biksu Thailand misalnya, mereka mengubah truk menjadi gerobak sayur keliling dan digunakannya untuk berkeliling menyumbangkan makanan kepada warga sekitar.

Dengan dibantu beberapa sukarelawan Thailand, para biksu yang mengenakan APD ini  menarik gerobak sayur melalui jalan bergelombang ke desa-desa di pinggiran Bangkok.

"Kelontong ada di sini, kelontong ada di sini!" seru seorang biksu melalui sistem pengeras suara.


Misi mereka adalah menyumbangkan makanan dan kebutuhan lainnya kepada orang-orang rentan yang mata pencahariannya sangat terpukul oleh pandemi.

Ide berbagi itu muncul dari Biksu Pornchai Kabmalee, 28 tahun. Beberapa bulan lalu saat ia membagikan tes antigen virus corona di sekitar wilayah Wat Siriphong Thamma Nimit, dia melihat banyak orang yang menganggur dan tidak mampu memberi makan keluarga mereka.

Truk sayur yang ia buat ini berisi kebutuhan sehari-hari. Kabmalee mengatakan, trusknya sudah seperti supermarket karena begitu lengkap.

"Saya merasa takut (dengan virus) sama seperti manusia lainnya, tetapi bagi saya, saya lebih takut tidak bisa membantu orang lain," ungkapknya, seperti dikutip dari AFP, Rabu (22/9).

Truk para biarawan menembus jalan-jalan desa setiap hari Minggu. Mereka menyediakan apa yang dibutuhkan masyarakat dan juga menampung siapa saja yang bersedia ikut serta dalam program bantuannya itu.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Produk Impor Masuk Indonesia Wajib Sehat dan Halal

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:14

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Jemaah Haji Aceh Bisa Akses Ruang VIP Bandara

Selasa, 05 Mei 2026 | 01:28

Ashari Menghilang, Belum Ditangkap Polisi

Selasa, 05 Mei 2026 | 01:16

Ambulans Angkut Jenazah Hantam Truk, Dua Orang Tewas

Selasa, 05 Mei 2026 | 01:00

BPJPH dan Barantin Perkuat Pengawasan Pakan Impor Berunsur Porcine

Selasa, 05 Mei 2026 | 00:33

Purbaya Siapkan Insentif Mobil dan Motor Listrik

Selasa, 05 Mei 2026 | 00:24

Rumah di Grogol Petamburan Dilalap Api

Selasa, 05 Mei 2026 | 00:01

Penyelundupan 2,1 Kg Ganja dari Papua Nugini Digagalkan

Senin, 04 Mei 2026 | 23:35

Tiga Jam Operasional KRL Rangkasbitung Lumpuh

Senin, 04 Mei 2026 | 23:20

Selengkapnya