Berita

Pembangkit batubara China yang ada di Serang Indonesia/Net

Dunia

AS Sambut Baik Janji Xi Jinping Mengakhiri Pendanaan Proyek Pembangkit Listrik Batu Bara di Luar Negeri

KAMIS, 23 SEPTEMBER 2021 | 10:12 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Janji China untuk mengakhiri pendanaan untuk membangun proyek-proyek pembangkit listrik tenaga batu bara di luar negeri mendapat sambutan positif dari pemerintah Amerika Serikat.

Hal itu disampaikan seorang pejabat AS kepada wartawan di sela Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa pada Rabu (22/9) waktu setempat, menanggapi pernyataan sebelumnya dari Presiden Xi Jinping mengatakan pada Selasa bahwa China akan berhenti mendukung batubara di luar negeri, setelah pengumuman serupa oleh Korea Selatan dan Jepang.

Pejabat yang tidak disebutkan namanya itu juga mengharapkan agar China - penghasil emisi terbesar di dunia - juga akan berbuat lebih banyak di dalam negeri tentang perubahan iklim.


“Kami menyambut baik pengumuman ini tetapi kami juga menyadari bahwa masih banyak yang harus dilakukan," kata pejabat itu, seperti dikutip dari AFP, Kamis (23/9).

“Kami berharap dapat mendengar lebih banyak tentang langkah-langkah tambahan yang dapat mereka ambil dalam dekade yang menentukan ini untuk lebih mengurangi emisi nasional mereka,” lanjutnya.

Pejabat itu mengatakan bahwa tindakan China lebih lanjut akan membantu menempatkan dunia lebih dekat pada lintasan yang akan menahan suhu naik hingga jauh di atas 1,5 derajat, seperti yang tampaknya semakin mungkin terjadi meskipun ada aspirasi yang ditetapkan oleh kesepakatan Paris 2015.

Ilmuwan PBB mengatakan bahwa pemanasan 1,5 derajat Celcius (2,7 Fahrenheit) di atas tingkat pra-industri adalah ambang batas di mana planet ini dapat menghindari kerusakan terburuk dari perubahan iklim termasuk cuaca yang semakin parah, kekeringan dan banjir.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya