Berita

Presiden Prancis Emmanuel Macron/Net

Dunia

Disalip AS untuk Kontrak Jet Tempur, Prancis Kecewa Pada Swiss

SENIN, 20 SEPTEMBER 2021 | 14:30 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Kekecewaan Prancis bukan hanya dikarenakan Australia dengan pakta AUKUS-nya, tetapi juga pada Swiss. Lantaran Swiss lebih memilih menjalin kontrak dengan AS daripada Prancis untuk menjejal jet tempur.

Pada akhir bulan Juni, pemerintah Swiss mengumumkan untuk membeli Lockheed Martin F-35A Lightning II, dan membuang opsi Dassault Rafale buatan Prancis.

Keputusan itu disebut-sebut menjadi penyebab batalnya pertemuan antara Presiden Prancis Emmanuel Macron dan Presiden Swiss Guy Parmelin pada musim panas ini.


Menurut sumber-sumber diplomatik yang dikutip dua surat kabar Swiss,Le Matin Dimanche dan Sonntagszeitung, Paris terus melakukan negosiasi dengan Kementerian Pertahanan Swiss meski mereka telah memutuskan untuk membeli F-35A.

Dimuat AFP, pemerintah Prancis asih melakukan pertemuan dengan Parlemehaknya masih melakukan pertemuan dengan Parlmelin.

"Itu tidak pernah dibatalkan, dan terutama bukan karena alasan yang disebutkan," kata Istana Elysee.

Elysee berpendapat bahwa Swiss ingin mengadakan pertemuan itu pada bulan November tetapi Paris sulit menemukan waktu yang tepat.

Kantor Parmelin juga menyebut jadwal pertemuan masih belum selesai.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Menhub Perketat Izin Berlayar di Labuan Bajo demi Keamanan Wisata Nataru

Kamis, 01 Januari 2026 | 08:15

Nasib Kenaikan Gaji PNS 2026 Ditentukan Hasil Evaluasi Ekonomi Kuartal I

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:58

Cahaya Solidaritas di Langit Sydney: Menyongsong 2026 dalam Dekapan Duka dan Harapan

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:40

Refleksi Pasar Ekuitas Eropa 2025: Tahun Kebangkitan Menuju Rekor

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:13

Bursa Taiwan Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah Berkat Lonjakan AI

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:02

3.846 Petugas Bersihkan Sampah Tahun Baru

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:58

Mustahil KPK Berani Sentuh Jokowi dan Keluarganya

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:22

Rakyat Sulit Maafkan Kebohongan Jokowi selama 10 Tahun

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:03

Pilkada Lewat DPRD Abaikan Nyawa Demokrasi

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:45

Korupsi Era Jokowi Berlangsung Terang Benderang

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:21

Selengkapnya