Berita

Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei saat hadiri pertemuan dengan para atlet Iran yang telah bertanding di Olimpiade Tokyo/Net

Dunia

Khamenei: Atlet Iran Harus Memboikot Pertandingan Olahraga Dengan Atlet Israel

SENIN, 20 SEPTEMBER 2021 | 14:27 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Iran tidak akan mengijinkan para atletnya bertanding berhadapan dengan atlet dari Israel. Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei telah menegaskan kembali larangan olahraga yang telah diputuskan sejak lama itu.

Jika kemudian atlet Iran didissiplinkan oleh badan internasional karena aksinya itu, maka Iran akan berdiri untuk mendukung para atletnya.

Pada acara jamuan dengan para atlet peraih medali Iran dalam Olimpiade Tokyo 2021, akhir pekan kemarin, Ali Khamenei mengatakan, Iran akan terus memboikot atlet Israel.


"Setiap atlet Iran yang pantas menyandang nama tersebut tidak boleh berjabat tangan dengan perwakilan rezim kriminal untuk memenangkan medali," kata Khamenei, seeprti dikutip dari Daily Sabah, Minggu (19/9).

Para atlet Iran sejauh ini berupaya patuh pada aturan Iran yang tidak pernah mengakui Israel. Mereka menahan diri untuk tidak menghadapi lawan-lawan dari Israel, dan tiu berarti mereka harus melewatkan sebuah pertandingan jika lawan mereka adalah orang Israel.

Sikap Iran ini, yang dipuji  di dalam negeri, justru dianggap diskriminasi oleh badan-badan internasional.

"Rezim Zionis yang tidak sah, haus darah, mencoba untuk memenangkan legitimasi dengan mengambil bagian dalam acara olahraga internasional yang dihadiri oleh arogansi dunia (Washington dan Barat), dan atlet kami tidak bisa hanya berdiam diri," tambah Khamenei dalam postingan di situs resminya.

Langkah Iran diikuti oleh Aljazair yang baru-baru ini juga didisiplinkan. Judoka Aljazair, Fethi Nourine, mengundurkan diri dari Olimpiade Tokyo setelah undian menyatakan dia lawannya adalah atlet dari Israel.

Khamenei telah menginstruksikan kementerian olahraga dan luar negeri, serta peradilan, untuk mengerahkan sumber daya hukum untuk mendukung atlet yang perpendirian sama, yang berasal dari negara-negara Muslim lainnya itu.

Hal yang menarik pernah terjadi dua tahun lalu, ketika seorang judoka Iran, Saeid Mollaei, membelot. Mollasi tetap iku berkompetisi walaupun ia diperintahkan 'sengaja kalah' di ajang Piala Dunia untuk menghindari pertarungan melawan Sagi Muki dari Israel di final.

Mollaei akhirnya bertarung di bawah bendera Mongolia, dan ia memenangkan medali perak untuk negara angkatnya itu.

Setelah peristiwa itu, Federasi Judo Internasional menangguhkan Iran dari olahraga. Namun kemudian, dibatalkan awal tahun ini oleh Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS).

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Menhub Perketat Izin Berlayar di Labuan Bajo demi Keamanan Wisata Nataru

Kamis, 01 Januari 2026 | 08:15

Nasib Kenaikan Gaji PNS 2026 Ditentukan Hasil Evaluasi Ekonomi Kuartal I

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:58

Cahaya Solidaritas di Langit Sydney: Menyongsong 2026 dalam Dekapan Duka dan Harapan

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:40

Refleksi Pasar Ekuitas Eropa 2025: Tahun Kebangkitan Menuju Rekor

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:13

Bursa Taiwan Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah Berkat Lonjakan AI

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:02

3.846 Petugas Bersihkan Sampah Tahun Baru

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:58

Mustahil KPK Berani Sentuh Jokowi dan Keluarganya

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:22

Rakyat Sulit Maafkan Kebohongan Jokowi selama 10 Tahun

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:03

Pilkada Lewat DPRD Abaikan Nyawa Demokrasi

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:45

Korupsi Era Jokowi Berlangsung Terang Benderang

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:21

Selengkapnya