Berita

Perdana Menteri Australia Scott Morrison/Net

Dunia

Usai Sepakati Pakta AUKUS, Scott Morrison Terbang ke Washington untuk Bertemu India dan Jepang

SENIN, 20 SEPTEMBER 2021 | 10:34 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Sejumlah agenda termasuk keamanan Indo Pasifik akan menjadi fokus utama dalam pertemuan Perdana Menteri Australia Scott Morrison dengan Presiden AS Joe Biden dan para pemimpin India dan Jepang yang tergabung dalam aliansi Quad di Washington.

Pernyataan tersebut disampaikan Morrison jelang keberangkatannya pada hari ini, Senin (20/9).

Kunjungan Morrison dilakukan setelah aliansi baru AUKUS antara Australia, Inggris dan AS mengumumkan kesepakatan untuk mengirimkan setidaknya delapan armada kapal selam bertenaga nuklir ke Canberra.


Sebelum pergi, Morrison menekankan bahwa kunjungannya adalah tentang ‘menjaga keamanan warga Australia’ dan menjaga keamanan regional.

“Kami telah bekerja bersama selama bertahun-tahun untuk menghadapi ancaman terorisme di sini di pantai kami sendiri, bekerja dengan mitra di seluruh dunia. Dan di dunia yang semakin tidak pasti, adalah tanggung jawab kami untuk menjaga keamanan warga Australia, dan kepentingan nasional kami serta perdamaian dan stabilitas kawasan kami,” kata Morrison, seperti dikutip dari 9News.

Ini adalah pertama kalinya para pemimpin Quad mengadakan pertemuan langsung dan Pemerintahan Biden berharap itu akan memberikan benteng melawan meningkatnya kekuatan China di Indo Pasifik.

Morrison mengatakan Australia bersedia untuk bekerja dengan negara-negara lain di kawasan Indo Pasifik, tetapi juga siap untuk melakukan bagiannya.

“Seperti yang saya mulai sekarang untuk pergi dan melihat teman-teman kita di Amerika Serikat, dan bertemu dengan banyak orang lain baik dari Eropa, dari Inggris, dan AS, ini adalah semua tentang menjaga Australia yang aman,” katanya.

“Ini selalu tentang memastikan bahwa kepentingan kedaulatan Australia akan didahulukan untuk memastikan bahwa warga Australia di sini dapat hidup damai dengan banyak orang lain di kawasan kami, karena itulah yang kami inginkan sebagai negara yang damai dan bebas. Kedamaian dan kebebasan semua orang itu. yang tinggal di seberang Indo-Pasifik," lanjut Morrison.

Keputusan Australia untuk mengakuisisi kapal selam bertenaga nuklir dari AS dan Inggris mengakibatkan pembatalan kesepakatan kapal selam senilai 90 miliar dolar Australia dengan Prancis yang telah memicu krisis diplomatik besar.

Sebagai tanggapan, Paris telah menarik duta besarnya dari Australia dan AS.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Produk Impor Masuk Indonesia Wajib Sehat dan Halal

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:14

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Jemaah Haji Aceh Bisa Akses Ruang VIP Bandara

Selasa, 05 Mei 2026 | 01:28

Ashari Menghilang, Belum Ditangkap Polisi

Selasa, 05 Mei 2026 | 01:16

Ambulans Angkut Jenazah Hantam Truk, Dua Orang Tewas

Selasa, 05 Mei 2026 | 01:00

BPJPH dan Barantin Perkuat Pengawasan Pakan Impor Berunsur Porcine

Selasa, 05 Mei 2026 | 00:33

Purbaya Siapkan Insentif Mobil dan Motor Listrik

Selasa, 05 Mei 2026 | 00:24

Rumah di Grogol Petamburan Dilalap Api

Selasa, 05 Mei 2026 | 00:01

Penyelundupan 2,1 Kg Ganja dari Papua Nugini Digagalkan

Senin, 04 Mei 2026 | 23:35

Tiga Jam Operasional KRL Rangkasbitung Lumpuh

Senin, 04 Mei 2026 | 23:20

Selengkapnya