Berita

Pabrik mainan di Jerman ciptakan boneka untuk penghargaan kepada Kanselir Angela Merkel/Net

Dunia

Jelang Mundurnya Kanselir, Pabrik Mainan Jerman Ciptakan Teddy Bear Bergaya Angela Merkel

SENIN, 20 SEPTEMBER 2021 | 10:09 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Jelang kepergian Angela Merkel sebagai Kanselir akhir tahun ini, sebuah pabrik mainan Jerman terinspirasi untuk membuat boneka beruang yang dibuat khusus untuk menghormati masa jabatannya sebagai kepala pemerintahan yang berlangsung selama 16 tahun.

Hermann-Spielwaren, demikian nama pabrik mainan yang terletak di kota Bavaria, Coburg, menciptakan mainan setinggi 40 sentimeter yang memiliki kemiripan tertentu dengan kanselir.

Gaya rambut, misalnya. Boneka beruang tersebut memiliki gaya rambut yang disisir mirip dengan Frau Merkel, sementara cakarnya terlipat di depan dada meniru gerakan tangan wanita legendaris yang dikenal sebagai 'Merkel rhombus' itu.


“Kami mencoba mengekspresikan momen sejarah kontemporer dalam boneka beruang sebagai bentuk seni,” kata Martin Hermann, direktur pelaksana salah satu pabrik boneka beruang tertua di dunia, seperti dikutip oleh surat kabar Jerman Bild.

Di antara tokoh luar biasa lainnya yang dimunculkan Hermann-Spielwaren sebagai boneka beruang adalah mantan Presiden AS Barack Obama, mantan Kanselir Jerman Helmut Schmidt dan Ratu Elizabeth II dari Inggris.

Perusahaan keluarga berusia 101 tahun itu akan memproduksi 500 boneka beruang Merkel edisi terbatas, dengan harga 189 euro (setara 3,1 juta rupiah), dengan yang ke-16 akan dikirim ke Merkel sebagai referensi jumlah tahun yang dia habiskan di Jerman.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya