Berita

Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat/Net

Politik

Lestari Moerdijat: Jangan karena Covid-19 Turun Drastis Kita Terburu-buru Buka Pintu untuk Wisatawan Asing

MINGGU, 19 SEPTEMBER 2021 | 20:32 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pemerintah Indonesia berencana membuka kembali pariwisata Bali untuk wisatawan asing pada Oktober 2021.

Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dalam konferensi pers secara daring Jumat (17/9) mengatakan, pembukaan kembali Bali akan dilakukan apabila situasi pandemi di Indonesia tetap terkendali seperti saat ini.

Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat menyampaikan rencana membuka kembali pariwisata untuk wisatawan mancanegara harus diikuti dengan kesiapan sistem pengendalian Covid-19 yang konsisten dan transparan.

"Rencana untuk membuka kembali Bali untuk kedatangan wisatawan mancanegara harus dipersiapkan dengan matang baik sistem dan SDM-nya agar penerapan peraturan pengendalian Covid-19 bisa konsisten dan transparan,” kata Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulisnya, Minggu (19/9).

Menurut Lestari yang perlu dipersiapkan oleh pemerintah dengan baik sebelum membuka kembali sektor pariwisata untuk wisatawan mancanegara.

Beberepa hal penting itu adalah kesiapan sistem dan para pelaksana lapangan yang mampu melakukan pengawasan ketat, konsisten dan transparan terhadap wisatawan mancanegara yang akan berwisata di Indonesia.

Kebijakan tersebut, kata Rerie harus diikuti dengan sikap kehati-hatian yang tinggi mengingat di sejumlah negara tetangga saat ini sedang mengalami peningkatan jumlah kasus positif Covid-19.

"Jangan karena hanya mempertimbangkan jumlah kasus positif Covid-19 di tanah air menurun drastis, lalu kita terburu-buru membuka pintu bagi wisatawan mancanegara,” imbuhnya.

Politisi Partai Nasdem ini menambahkan, pemerintah perlu melakukan pertimbangan secara menyeluruh sebelum memutuskan kebijakan membuka pintu bagi wisatawan mancanegara, merupakan langkah yang wajib dilakukan.

"Mengingat sejumlah varian baru virus corona dan tingkat penyebaran Covid-19 di sejumlah negara hingga kini masih terbilang tinggi. Pada tahap awal, upaya selektif harus dilakukan seperti antara lain dengan menetapkan wisatawan dari negara-negara yang sebaran Covid-19-nya rendah yang diizinkan berwisata di Indonesia,” ucapnya.

Anggota Majelis Tinggi Partai Nasdem itu menyatakan, disiplin menerapkan protokol kesehatan bagi wisatawan domestik pun harus terus ditingkatkan.

"Jadi, para pelaku wisata, wisatawan mancanegara dan wisatawan domestik harus benar-benar dipersiapkan dengan baik menghadapi pembukaan kembali sejumlah lokasi wisata di tanah air. Bila penerapan kebijakan pengendalian Covid-19 di sektor pariwisata dapat dilaksanakan dengan baik, diharapkan mampu mendorong pertumbuhan perekonomian nasional,” tandasnya.

Populer

Penumpang Pesawat Wajib PCR, Pimpinan Komisi IX: Kenapa Kebijakan Jadi Jakarta Sentris?

Rabu, 20 Oktober 2021 | 15:20

Moeldoko Mencoreng Muka Sendiri dengan Menyerang Mahfud MD

Kamis, 14 Oktober 2021 | 18:14

Margarito Kamis: Penyelenggara Kongres atau KLB Partai adalah Pengurus DPP Sah

Kamis, 21 Oktober 2021 | 17:25

KPK Temukan Dokumen Catatan Aliran Uang Kasus Suap Perpanjangan Izin HGU Sawit di Kuansing

Jumat, 22 Oktober 2021 | 18:37

Tak Bermanfaat Bagi Papua, Jokowi Diminta Tinjau Ulang Pembangunan Smelter di Gresik

Kamis, 21 Oktober 2021 | 23:52

Dua Tahun Pimpin Indonesia, Maruf Amin Seperti Diparkirkan dan Jokowi Ngebut Bareng Luhut Pandjaitan

Minggu, 17 Oktober 2021 | 19:43

Sindiran Mujahid 212: Wajar Jokowi Pilih ke Kalimantan, Frekuensi Mahasiswa yang Demo Belum Disetel

Kamis, 21 Oktober 2021 | 15:49

UPDATE

Profesor Sudarnoto: Statement Ketum PBNU dan Menag Yaqut Berpotensi Melanggar Prinsip Demokrasi

Minggu, 24 Oktober 2021 | 18:18

Fuad Bawazier: Pinjol Lebih Tepat Disebut Pinjaman Jahat Orang Liar

Minggu, 24 Oktober 2021 | 18:13

Demokrat Ingatkan PDIP, Jangan Sibuk Klaim Prestasi

Minggu, 24 Oktober 2021 | 17:43

Deklarasi RKS Pekanbaru, Emak-emak Siap Menangkan Sandiaga Uno di Pilpres 2024

Minggu, 24 Oktober 2021 | 17:26

Memecah Belah Umat, Yaqut Qolil Qoumas Wajib Tarik Pernyataan Kemenag Hadiah Negara untuk NU

Minggu, 24 Oktober 2021 | 17:08

Presiden Poknas Beberkan Strategi Milenial Hadapi Disrupsi

Minggu, 24 Oktober 2021 | 16:50

Gembong Narkoba Paling Dicari di Kolombia Akhirnya Ditangkap, Bak Jatuhnya Pablo Escobar

Minggu, 24 Oktober 2021 | 16:50

Menlu Wang Yi: Inggris Harus Berpikir Dua Kali Ketika Memberi Akses Teknologi Kapal Selam Nuklir ke Australia

Minggu, 24 Oktober 2021 | 16:44

Potret Pilu Afghanistan, Wanita Tua Mengayak Kerikil Demi Cari Sisa Gandum

Minggu, 24 Oktober 2021 | 16:34

Sama-sama Punya "Prestasi" Utang, Muslim Arbi: SBY Bayar Terus, tapi Jokowi Malah Bikin Bangkrut Negara

Minggu, 24 Oktober 2021 | 16:28

Selengkapnya