Berita

Chantix/Net

Kesehatan

Tingkatkan Risiko Kanker, Obat Anti-Rokok Chantix Ditarik dari Pasaran

MINGGU, 19 SEPTEMBER 2021 | 08:54 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Perusahaan farmasi Amerika Serikat, Pfizer, mengumumkan telah menarik Chantix, obat resep yang digunakan untuk membantu orang menghentikan kecanduan merokok.

Lewat pemberitahuan di situs Administrasi Makanan dan Obat-obatan (FDA) pada Jumat (17/9), Pfizer menyebut penarikan dilakukan untuk tablet Chantix 0,5 mg dan 1 mg.

Itu karena adanya kandungan N-nitroso-verenicline yang dapat meningkatkan risiko kanker.


N-nitroso-varenicline merupakan nitrosamin, zat yang bersifat karsinogenik dan dapat menghasilkan kanker pada beberapa organ tubuh, seperti paru-paru, otak, kandung kemih, hati, ginjal, dan lainnya.

Meskipun nitrosamin ini juga ditemukan dalam air dan makanan, dan setiap orang mungkin terpapar pada tingkat tertentu, ada risiko kanker berkembang dalam kasus paparan berlebihan.

Pfizer menekankan, penarikan obat dilakukan sebagai tindakan pencegahan. Kendati begitu, perusahaan mendesak orang untuk berhenti meroko karena risiko potensi terkena kanker pada perokok lebih tinggi daripada nitrosamin.

Pada bulan Juli, Pfizer menarik 12 lot Chantix karena adanya N-nitroso-varenicline. Bulan lalu, mereka juga menarik empat lot tambahan atas pengotor nitrosamin.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Mojtaba Khamenei Janjikan Kekalahan Pahit bagi AS-Israel

Minggu, 19 April 2026 | 16:14

Wondr Kemala Run 2026 Putar Roda Ekonomi hingga Rp140 Miliar

Minggu, 19 April 2026 | 16:06

India Protes ke Iran, Dua Kapalnya Ditembak di Selat Hormuz

Minggu, 19 April 2026 | 15:33

Didik Rachbini: Video Ceramah JK Direkayasa untuk Memecah Belah

Minggu, 19 April 2026 | 15:29

Ketua GPK: Isu Pemecatan Massal PPP Menyesatkan

Minggu, 19 April 2026 | 14:57

KPK Soroti Risiko Korupsi Pinjaman Luar Negeri

Minggu, 19 April 2026 | 14:13

MUI Dorong Penguatan Akhlak di Kampus untuk Cegah Kekerasan Seksual

Minggu, 19 April 2026 | 14:09

Iran Ringkus 127 Orang Terduga Mata-mata Musuh

Minggu, 19 April 2026 | 13:39

Cak Imin Wanti-wanti Penyalahgunaan Vape untuk Narkoba

Minggu, 19 April 2026 | 13:25

Menkop Ajak DPRD Dukung Kopdes Jadi Mesin Ekonomi Baru

Minggu, 19 April 2026 | 13:10

Selengkapnya