Ilustrasi/Net
Ilustrasi/Net
Salah satu penyintas serangan mematikan itu adalah Emal Ahmadi. Ia kehilangan putrinya, Malika, yang baru berusia 3 tahun ketika pesawat tak berawak milik AS membombardir mobil abangnya.
Kepada The Associated Press, Ahmadi mengungkap kemarahannya atas pernyataan Pentagon yang mengakui bahwa serangan mereka telah salah sasaran dan justru menewaskan warga dipil.
Populer
Rabu, 09 September 2026 | 01:15
Kamis, 10 September 2026 | 05:04
Selasa, 15 September 2026 | 13:16
Selasa, 08 September 2026 | 15:34
Sabtu, 12 September 2026 | 06:08
Minggu, 13 September 2026 | 17:39
Sabtu, 05 September 2026 | 16:59
UPDATE
Selasa, 15 September 2026 | 20:26
Selasa, 15 September 2026 | 20:24
Selasa, 15 September 2026 | 20:11
Selasa, 15 September 2026 | 20:06
Selasa, 15 September 2026 | 20:06
Selasa, 15 September 2026 | 19:58
Selasa, 15 September 2026 | 19:37
Selasa, 15 September 2026 | 19:28
Selasa, 15 September 2026 | 19:17
Selasa, 15 September 2026 | 19:01