Berita

Prancis/Net

Dunia

Prancis Desak Eropa Tak Bergantung Pada Amerika, Persekutuan Hancur?

MINGGU, 19 SEPTEMBER 2021 | 07:46 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Kemarahan Prancis atas pakta pertahanan trilateral antara Australia, Inggris, dan Amerika Serikat (AUKUS) semakin tidak terbendung.

Menteri Prancis urusan Eropa Clement Beaune bahkan mendesak sekutu-sekutu Eropa-nya untuk memperkuat kapasitas diri dan memperluas otonomi pertahanan mereka, alih-alih bergantung pada AS.

Ia menegaskan, Eropa memiliki keahlian, sarana keuangan, dan kapasitas sendiri untuk meningkatkan pertahanan.


"Mengapa Amerika memastikan pertahanan kami dalam masalah kami? Itu terserah kami!" tekannya, dalam wawancara dengan France24, Sabtu (18/9).

Dalam kesempatan itu, Beaune juga menyoroti bagaimana Inggris yang telah meninggalkan Uni Eropa, ternyata kembali ke pelukan AS.

Beaune juga menyampaikan kekecewaan Paris atas langkah Canberra yang membuat kesepakatan AUKUS. Dengan kesepakatan itu, Inggris dan AS menjanjikan Australia kapal selam bertenaga nuklir, sehingga Canberra membatalkan kesepakatan kapal selam konvensional buatan Prancis.

"Saya tidak tahu bagaimana kami bisa mempercayai mitra Australia kami sekarang. Dan ini bukan (hanya) langkah melawan Prancis, ini merusak kepercayaan Eropa karena sekarang tidak dapat memiliki kepercayaan pada mitranya," kata Beaune.

Sebagai bentuk kemarahannya, Prancis telah memanggil dutabesar mereka di AS dan Australia.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

JK Bukan Pelaku Penista Agama

Rabu, 22 April 2026 | 04:11

Gaya Koruptor Sorong Beda dengan Indonesia Barat

Rabu, 22 April 2026 | 03:37

GoSend Rilis Fitur Kode Terima Paket

Rabu, 22 April 2026 | 03:13

Disita Aset Rp2 Miliar dari Safe Deposit Box Pejabat Bea Cukai

Rabu, 22 April 2026 | 03:00

Rano Tekankan Integritas CPNS Menuju Jakarta Kota Global

Rabu, 22 April 2026 | 02:24

Pegawai BUMN Dituntut Tangkal Narasi Negatif terhadap Pemerintah

Rabu, 22 April 2026 | 02:09

Ibrahim Arief Merasa Jadi Kambing Hitam Kasus Chromebook

Rabu, 22 April 2026 | 02:00

Keluarga Nadiem Adukan Dugaan Kejanggalan Kasus Chromebook ke DPR

Rabu, 22 April 2026 | 01:22

Fahira Idris: Perempuan Jadi Tumpuan Indonesia Maju 2045

Rabu, 22 April 2026 | 01:07

Dony Oskaria: Swasembada Pangan Nyata Bukan Hoaks

Rabu, 22 April 2026 | 01:03

Selengkapnya