Berita

Sekjen Kemnaker Anwar sanusi/Net

Dinamika

Kolaborasi dengan Kagama Kaltim, Kemnaker Tingkatkan Kompetensi Angkatan Kerja Indonesia

MINGGU, 19 SEPTEMBER 2021 | 00:35 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Kementerian Ketenagakerjaan bersama Keluarga Alummi Universitas Gajah Mada (KAGAMA) Kalimantan Timur bersinergi guna meningkatkan kompetensi angkat kerja Indonesia.

Sinergi terjalin setelah Kemnaker melalui Balai Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Samarinda bersama KAGAMA Kaltim dan Balai Latihan Kerja (BLK) Samarinda dengan KAGAMA Kaltim menandatangani nota kesepahaman (MoU) pada Jumat (17/9) dan Sabtu (18/9) di Kalimantan Timur.

Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan, Anwar sanusi yang menyaksikan MoU tersebut, menyatakan bahwa MoU ini menjadi jembatan agar menghasilkan pelatihan-pelatihan yang lebih berkualitas dan lebih memberikan dampak kepada masyarakat luas.

"Saya berharap dengan adanya kolaborasi, kerja sama BLK, Balai K3, KAGAMA ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi SDM di mana bumi kita dipijak, yaitu di Kalimatan khususnya dan Indonesia umumnya," ujar Sekjen Anwar.

Menurut Sekjen Anwar, dalam upaya meningkatan kompetensi harus memperhatikan bidang atau sasaran yang ingin dikembangkan seusai dengan kebutuhan di daerah setempat.

Hal ini, katanya, sesuai dengan Sembilan Lompatan Besar Kemnaker yang telah dicanangkan oleh Menaker Ida Fauziyah. Di antaranya terkait Transformasi BLK dan Link and Match Ketenagakerjaan.

"Di sini pengembangan untuk sektor industri, alat berat, pertambangan, kemudian ada juga pertanian. Kami sangat berharap, di sektor-sektor itu semakin bisa memberikan perannya," ucapnya.

Khusus terkait pertanian, katanya, sektor tersebut termasuk yang tidak terdampak pandemi Covid-19. Untuk itu memanfaatkan potensi sektor pertanian menjadi hal yang penting guna meningkatkan pendapatan petani

"Namun, tidak hanya pelatihan cara memproduksi saja, tapi harus dikembangkan paskaproduksinya, paskapanen, misalnya terkait pengolahan bahan makanan, kemudian pemasaran produk-produk pertanian," ucapnya.

Ia menambahkan, keberadaan Balai K3 sangat penting mengingat pekerja dalam menjalani pekerjaan tidak hanya bertujuan memperoleh pendapatan, tetapi juga tetap mendapatkan keselamatan.

"Orang bekerja di sektor apa pun itu ingin agar saat berangkat, saat bekerja, hingga pulang kerja selamat, terutama pertanian, pekerja ini selain memperoleh pendapatan juga tetap selamat. Jadi keselamatan dan kesehatan ini sangat penting," ucapnya.

Populer

Penumpang Pesawat Wajib PCR, Pimpinan Komisi IX: Kenapa Kebijakan Jadi Jakarta Sentris?

Rabu, 20 Oktober 2021 | 15:20

Margarito Kamis: Penyelenggara Kongres atau KLB Partai adalah Pengurus DPP Sah

Kamis, 21 Oktober 2021 | 17:25

KPK Temukan Dokumen Catatan Aliran Uang Kasus Suap Perpanjangan Izin HGU Sawit di Kuansing

Jumat, 22 Oktober 2021 | 18:37

Tak Bermanfaat Bagi Papua, Jokowi Diminta Tinjau Ulang Pembangunan Smelter di Gresik

Kamis, 21 Oktober 2021 | 23:52

Dua Tahun Pimpin Indonesia, Maruf Amin Seperti Diparkirkan dan Jokowi Ngebut Bareng Luhut Pandjaitan

Minggu, 17 Oktober 2021 | 19:43

Sindiran Mujahid 212: Wajar Jokowi Pilih ke Kalimantan, Frekuensi Mahasiswa yang Demo Belum Disetel

Kamis, 21 Oktober 2021 | 15:49

Kecewa Jokowi ke Kalimantan, Mahasiswa: Pengkhianat!

Kamis, 21 Oktober 2021 | 16:34

UPDATE

China Waspada, 11 Provinsi Kembali Dikepung Virus Corona

Senin, 25 Oktober 2021 | 07:29

Ketua Fraksi PAN Minta Presiden Jokowi Tegur Menag Yaqut

Senin, 25 Oktober 2021 | 07:27

Pemimpin Oposisi Sesalkan Pengusiran 10 Dubes: Erdogan dengan Cepat Menyeret Turki Ke Jurang

Senin, 25 Oktober 2021 | 07:20

Walikota Distrik Klaipeda Lithuania yang Ditahan karena Pelanggaran Perbatasan Akhirnya Dibebaskan

Senin, 25 Oktober 2021 | 07:00

Ponsel Jurnalis NYT Diretas Malware Israel, Peneliti Tuding Arab Saudi sebagai Biang Kerok

Senin, 25 Oktober 2021 | 06:51

Delegasi PBB Tekan Junta Militer Mali untuk Kembali pada Demokrasi

Senin, 25 Oktober 2021 | 06:27

Ini Cara Nasdem Jabar Panaskan Mesin Partai Menuju Pemilu 2024

Senin, 25 Oktober 2021 | 05:57

Kebakaran Kapal Kargo Muntahkan Gas Beracun, Petugas Kanada Pasang Zona Darurat

Senin, 25 Oktober 2021 | 05:54

Dedi Kurnia: Nihilkan Keberagaman Indonesia, Yaqut Tak Layak Jadi Menteri

Senin, 25 Oktober 2021 | 05:45

Pilih Pelita

Senin, 25 Oktober 2021 | 05:13

Selengkapnya