Berita

Papan peringatan soal virus corona di London, Inggris/Net

Dunia

Inggris Hapus Turki dan Pakistan dari Daftar Merah Covid-19

SABTU, 18 SEPTEMBER 2021 | 07:32 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pemerintah Inggris merombak aturan Covid-19 dan akan membuka pembatasan perjalanan. Turki, Mesir dan Pakistan, termasuk di antara delapan negara yang akan dihapus dari daftar merah Inggris.

Pengumuman itu dibuat oleh Menteri Transportasi Inggris Grant Shapps dalam serangkaian tweet. Ia mengatakan, jajarannya telah merombak aturan perjalanan dan mulai 4 Oktober sistem lampu lalu lintasnya diganti dengan satu daftar merah saja, sementara daftar kuning dihilangkan.

Keputusan tersebut diambil setelah ada banyak desakan dari berbagai pihak, terutama untuk aturan wajib PCR. Keharusan tes PCR ini membuat perjalanan dan liburan musim panas menjadi sangat mahal bagi banyak keluarga.


"Kita mengubah aturan menjadi lebih sederhana," kata Shapps, menambahkan bahwa perombakan itu juga didorong oleh tingkat vaksinansi yang tinggi.

Untuk beberapa wilayah yang masih masuk daftar merah, tetap mewajibkan para pelancong untuk melakukan karantina  di hotel-hotel yang disetujui pemerintah jika mereka datang dari hotspot Covid.

Namun, pelancong yang divaksinasi lengkap dari negara-negara yang tidak ada dalam daftar merah tidak perlu lagi melakukan tes PCR sebelum mereka bepergian, dan hanya perlu melakukan tes aliran lateral pada atau sebelum hari kedua kepulangan mereka.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Menhub Perketat Izin Berlayar di Labuan Bajo demi Keamanan Wisata Nataru

Kamis, 01 Januari 2026 | 08:15

Nasib Kenaikan Gaji PNS 2026 Ditentukan Hasil Evaluasi Ekonomi Kuartal I

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:58

Cahaya Solidaritas di Langit Sydney: Menyongsong 2026 dalam Dekapan Duka dan Harapan

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:40

Refleksi Pasar Ekuitas Eropa 2025: Tahun Kebangkitan Menuju Rekor

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:13

Bursa Taiwan Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah Berkat Lonjakan AI

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:02

3.846 Petugas Bersihkan Sampah Tahun Baru

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:58

Mustahil KPK Berani Sentuh Jokowi dan Keluarganya

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:22

Rakyat Sulit Maafkan Kebohongan Jokowi selama 10 Tahun

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:03

Pilkada Lewat DPRD Abaikan Nyawa Demokrasi

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:45

Korupsi Era Jokowi Berlangsung Terang Benderang

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:21

Selengkapnya