Berita

Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi/Net

Dunia

Australia Bangun Kapal Selam Nuklir, Kemlu: Indonesia Sangat Prihatin Atas Berlanjutnya Perlombaan Senjata di Kawasan

JUMAT, 17 SEPTEMBER 2021 | 13:27 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Kesepakatan pertahanan antara Australia, Inggris, dan Amerika Serikat (AUKUS) ditanggapi dengan cermat oleh Indonesia. Terlebih di dalam kesepakatan tersebut, AS dan Inggris akan membantu Australia membangun kapal selam berkuatan nuklir.

Lewat keterangan tertulis pada Jumat (17/9), Kementerian Luar Negeri RI menyatakan Indonesia mencermati dengan penuh kehati-hatian mengenai keputusan pemerintah Australia untuk memiliki kapal selam bertenaga nuklir.

"Indonesia sangat prihatin atas terus berlanjutnya perlombaan senjata dan proyeksi kekuatan militer di kawasan," kata Kemlu.


Lebih lanjut, Kemlu menekankan pentingnya komitmen Australia untuk terus memenuhi kewajiban mengenai non-proliferasi nuklir. Indonesia juga mendorong Australia untuk terus memenuhi kewajibannya untuk menjaga perdamaian, stabilitas, dan keamanan di kawasan sesuai dengan Treaty of Amity and Cooperation (TAC).

"Indonesia mendorong Australia dan pihak-pihak terkait lainnya untuk terus mengedepankan dialog dalam menyelesaikan perbedaan secara damai," tambah Kemlu.

Dalam kaitan ini, lanjut Kemlu, Indonesia menekankan pentingnya penghormatan terhadap hukum internasional termasuk UNCLOS 1982 dalam menjaga perdamaian dan keamanan di kawasan.

Pada Rabu (15/9), Presiden AS Joe Biden mengumumkan pakta AUKUS akan memperluas teknologi kapal selam nuklir untuk Australia, serta meningkatkan kapasitas pertahanan siber, kecerdasan buatan, hingga kemampuan bawah laut.

Perdana Menteri Australia Scott Morrison menekankan, keputusan untuk memperkuat pertahanan lewat AUKUS dilakukan Canberra dengan semakin meningkatnya ancaman China di kawasan.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Menhub Perketat Izin Berlayar di Labuan Bajo demi Keamanan Wisata Nataru

Kamis, 01 Januari 2026 | 08:15

Nasib Kenaikan Gaji PNS 2026 Ditentukan Hasil Evaluasi Ekonomi Kuartal I

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:58

Cahaya Solidaritas di Langit Sydney: Menyongsong 2026 dalam Dekapan Duka dan Harapan

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:40

Refleksi Pasar Ekuitas Eropa 2025: Tahun Kebangkitan Menuju Rekor

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:13

Bursa Taiwan Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah Berkat Lonjakan AI

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:02

3.846 Petugas Bersihkan Sampah Tahun Baru

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:58

Mustahil KPK Berani Sentuh Jokowi dan Keluarganya

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:22

Rakyat Sulit Maafkan Kebohongan Jokowi selama 10 Tahun

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:03

Pilkada Lewat DPRD Abaikan Nyawa Demokrasi

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:45

Korupsi Era Jokowi Berlangsung Terang Benderang

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:21

Selengkapnya