Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Taliban Larang Pegawai Perempuan Masuki Gedung Kementerian Urusan Perempuan

JUMAT, 17 SEPTEMBER 2021 | 13:07 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Taliban dilaporkan telah melarang pegawai perempuan untuk memasuki Kementerian Urusan Perempuan di Kabul. Sebaliknya, Taliban hanya mengizinkan laki-laki untuk masuk ke kantor tersebut.

Hal itu diungkap oleh salah satu pegawai kementerian pada Kamis (16/9), kepada Sputnik.

"Empat perempuan tidak diizinkan memasuki gedung," ujar karyawan itu.


Setelah ditolak, para perempuan itu berniat melakukan aksi protes di dekat kementerian.

Usai merebut kekuasaan pada pertengahan Agustus lalu, Taliban berjanji untuk membentuk pemerintahan yang inklusif, dan menghormati hak-hak perempuan.

Baru-baru ini, Taliban juga mengizinkan perempuan untuk kembali bersekolah meski harus dibedakan dengan laki-laki. Namun perempuan belum diizinkan untuk kembali bekerja.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

JK Bukan Pelaku Penista Agama

Rabu, 22 April 2026 | 04:11

Gaya Koruptor Sorong Beda dengan Indonesia Barat

Rabu, 22 April 2026 | 03:37

GoSend Rilis Fitur Kode Terima Paket

Rabu, 22 April 2026 | 03:13

Disita Aset Rp2 Miliar dari Safe Deposit Box Pejabat Bea Cukai

Rabu, 22 April 2026 | 03:00

Rano Tekankan Integritas CPNS Menuju Jakarta Kota Global

Rabu, 22 April 2026 | 02:24

Pegawai BUMN Dituntut Tangkal Narasi Negatif terhadap Pemerintah

Rabu, 22 April 2026 | 02:09

Ibrahim Arief Merasa Jadi Kambing Hitam Kasus Chromebook

Rabu, 22 April 2026 | 02:00

Keluarga Nadiem Adukan Dugaan Kejanggalan Kasus Chromebook ke DPR

Rabu, 22 April 2026 | 01:22

Fahira Idris: Perempuan Jadi Tumpuan Indonesia Maju 2045

Rabu, 22 April 2026 | 01:07

Dony Oskaria: Swasembada Pangan Nyata Bukan Hoaks

Rabu, 22 April 2026 | 01:03

Selengkapnya