Berita

Ilustrasi/Getty Images

Dunia

Skandal Pakta AUKUS, Prancis Batalkan Peringatan Pertempuran Capes di Amerika

JUMAT, 17 SEPTEMBER 2021 | 09:29 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Prancis membatalkan acara peringatan Pertempuran Capes ke-240 di Amerika Serikat (AS) setelah menyatakan kemarahannya atas pakta AUKUS (Australia-UK-US).

Kedutaan Besar Prancis di Washington DC pada awalnya sudah merencanakan sebuah gala untuk memperingati Pertempuran Capes, yang berdampak bagi berdirinya negara AS, pada Jumat (17/9).

Gala akan diadakan di kota pelabuhan Maryland, Baltimore, di atas Fregat Prancis.


Tetapi menurut seorang pejabat, gala tidak akan digelar dan perwira tinggi Angkatan Laut Prancis akan kembali ke Paris.

Dikutip New York Times, peringatan itu dimaksudkan untuk menyoroti kekuatan aliansi AS dan Prancis. Tetapi hal itu menjadi "konyol" lantaran tuan rumah mengadakan kemitraan keamanan baru dengan Inggris dan Australia.

Pejabat yang sama juga menyampaikan tindakan AS menggarisbawahi bahwa Tanah Merdeka tidak lagi menjadi sekutu yang dapat diandalkan seperti dulu bagi negara Eropa.

Bagi Prancis, pakta AUKUS mengancam kesepakatan kontrak kapal selam senilai 90 miliar dolar dengan Australia, yang sudah disepakati sejak 2016.

"Keputusan menyesalkan Canberra bertentangan dengan surat dan semangat kerja sama yang berlaku antara Prancis dan Australia... Prancis baru saja diingatkan kebenaran pahit ini dengan cara AS dan Inggris menikamnya dari belakang di Australia," kata Menteri Luar Negeri Prancis Jean-Yves Le Drian.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

JK Bukan Pelaku Penista Agama

Rabu, 22 April 2026 | 04:11

Gaya Koruptor Sorong Beda dengan Indonesia Barat

Rabu, 22 April 2026 | 03:37

GoSend Rilis Fitur Kode Terima Paket

Rabu, 22 April 2026 | 03:13

Disita Aset Rp2 Miliar dari Safe Deposit Box Pejabat Bea Cukai

Rabu, 22 April 2026 | 03:00

Rano Tekankan Integritas CPNS Menuju Jakarta Kota Global

Rabu, 22 April 2026 | 02:24

Pegawai BUMN Dituntut Tangkal Narasi Negatif terhadap Pemerintah

Rabu, 22 April 2026 | 02:09

Ibrahim Arief Merasa Jadi Kambing Hitam Kasus Chromebook

Rabu, 22 April 2026 | 02:00

Keluarga Nadiem Adukan Dugaan Kejanggalan Kasus Chromebook ke DPR

Rabu, 22 April 2026 | 01:22

Fahira Idris: Perempuan Jadi Tumpuan Indonesia Maju 2045

Rabu, 22 April 2026 | 01:07

Dony Oskaria: Swasembada Pangan Nyata Bukan Hoaks

Rabu, 22 April 2026 | 01:03

Selengkapnya