Berita

Menteri Luar Negeri Sigrid Kaag/Net

Dunia

Dianggap Gagal dalam Proses Evakuasi Afghanistan, Menteri Luar Negeri Belanda Sigrid Kaag Mengundurkan Diri

JUMAT, 17 SEPTEMBER 2021 | 07:46 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Suasana politik Belanda semakin meruncing setelah kritikan dan kecaman terus diluncurkan terhadap Menteri Luar Negeri Sigrid Kaag dan Menteri Pertahanan Ank Bijleveld yang dianggap gagal dalam penanganan evakuasi warga di Kabul.

Kaag akhirnya memilih mengundurkan diri pada setelah menerima mosi tidak percaya dari sejumlah anggota Parlemen pada Kamis (16/9).

Kaag mengumumkan pengunduran dirinya setelah mosi disahkan oleh parlemen. Mosi tersebut sebenarnya menargetkan seluruh kabinet, tetapi menyebut menteri luar negeri secara eksplisit sebagai penanggung jawab utama atas kegagalan evakuasi.


Kecaman itu mendapat dukungan luas di parlemen, tidak hanya oleh oposisi, tetapi juga oleh beberapa anggota koalisi yang berkuasa. Meskipun tidak diwajibkan secara hukum untuk berhenti, menteri mengatakan itu adalah pilihan pribadinya.

"Kamar Anda telah memutuskan Kabinet bertindak tidak bertanggung jawab," kata Kaag, seperti dikutip dari NL Times, Jumat (17/9).

"Menteri harus pergi jika kebijakannya ditolak," lanjutnya.

Mosi kedua disahkan terhadap Menteri Pertahanan Ank Bijleveld. Dia belum menyatakan keinginan untuk segera mundur, melainkan tetap akan melanjutkan pekerjaannya terlepas dari kecaman DPR.

"Kabinet, termasuk saya sendiri, kemarin telah mengindikasikan bahwa segala sesuatunya tidak berjalan dengan baik. Prioritas saya adalah tetap menyelamatkan penerjemah yang masih berada di Afghanistan," kata Bijleveld.

Sementara Kaag menahan diri untuk secara eksplisit mengutuk Bijleveld karena tetap tinggal, dia mengatakan bahwa dalam pandangannya tentang demokrasi dan budaya pemerintahan, seorang menteri harus pergi jika kebijakan itu tidak disetujui.

Evakuasi pasukan barat yang tersisa dan staf lokal, berlangsung selama dua minggu terakhir bulan Agustus, ketika militer AS mundur dan kelompok militan Taliban merambah Kabul.

Evakuasi penuh dengan masalah logistik dan keamanan dan menyebabkan lebih dari 200 orang tewas, dengan mayoritas tewas dalam serangan bunuh diri di bandara oleh cabang lokal dari kelompok teroris Negara Islam (IS, sebelumnya ISIS).

Selama evakuasi, Belanda menerbangkan sekitar 2.100 orang dari Kabul, dengan sekitar 1.700 berakhir di negara Eropa. Namun, ratusan warga Belanda, banyak di antaranya berasal dari Afghanistan, tertinggal.

Sejumlah orang yang sebelumnya bekerja untuk pasukan pendudukan Belanda dan secara teori memenuhi syarat untuk dievakuasi juga tidak diketahui jumlahnya.

Saat mengumumkan pengunduran dirinya, Kaag mengatakan kementerian akan melanjutkan upayanya untuk mengeluarkan orang-orang ini dari Afghanistan.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

UPDATE

Jejak Bakti Jenderal Sigit di Pelosok Negeri Bukti Pujian Presiden bukan Pepesan Kosong

Jumat, 14 Agustus 2026 | 08:27

Presiden Tiba di Kompleks Parlemen, Disambut Ketua DPD dan Ketua MPR

Jumat, 14 Agustus 2026 | 08:24

Sidang Tahunan 2026 Dipersingkat Mengejar Waktu Salat Jumat

Jumat, 14 Agustus 2026 | 08:21

Jokowi Hadiri Sidang Tahunan MPR, Megawati Absen

Jumat, 14 Agustus 2026 | 08:19

Harga Minyak Dunia Turun 2 Persen

Jumat, 14 Agustus 2026 | 08:19

LSAK: Maraknya OTT KPK Isyaratkan Darurat Reformasi Sistem Pilkada

Jumat, 14 Agustus 2026 | 08:17

Pasar Karbon Berpotensi Tarik Investasi Hijau

Jumat, 14 Agustus 2026 | 08:08

Saham Nokia Naik 3,31 Persen, Prospek Bisnis AI Jadi Perhatian

Jumat, 14 Agustus 2026 | 08:08

Pengamanan Diperketat Jelang Sidang MPR-DPR, Rantis dan Helikopter Disiagakan

Jumat, 14 Agustus 2026 | 08:02

Pilkada Tanpa Wakil Kepala Daerah untuk Hindari Konflik Kepentingan

Jumat, 14 Agustus 2026 | 08:00

Selengkapnya