Chappy Hakim saat hadiri acara Jaya Suprana Show/Repro
Chappy Hakim saat hadiri acara Jaya Suprana Show/Repro
Pasalnya, pada tahun 1950-an para penentu kebijakan (pemerintah) pada waktu itu sudah bisa membaca cerahnya masa depan apabila wilayah udara nasional bisa dimanfaatkan dengan baik.
"Pada waktu itu kita tidak punya pesawat akhirnya kita patungan beli pesawat. Setelah beli pesawat dia bingung marketnya tidak ada, dia cari marketnya di luar negeri di Burma (sekarang Myanmar), kenapa di Burma? Karena pada waktu itu Indonesia bisa mendapatkan dana bisa "berbisnis"," kata Pengamat penerbangan Chappy Hakim dalam dialog bersama Jaya Suprana dikutip Rabu (15/9).
Populer
Minggu, 20 September 2026 | 14:18
Selasa, 15 September 2026 | 13:16
Senin, 21 September 2026 | 03:25
Minggu, 20 September 2026 | 18:58
Sabtu, 12 September 2026 | 06:08
Minggu, 13 September 2026 | 17:39
Selasa, 15 September 2026 | 09:40
UPDATE
Selasa, 22 September 2026 | 02:21
Selasa, 22 September 2026 | 02:01
Selasa, 22 September 2026 | 01:42
Selasa, 22 September 2026 | 01:23
Selasa, 22 September 2026 | 01:01
Selasa, 22 September 2026 | 00:37
Selasa, 22 September 2026 | 00:26
Selasa, 22 September 2026 | 00:01
Senin, 21 September 2026 | 23:47
Senin, 21 September 2026 | 23:31