Berita

Pemeriksaan suhu dan kadar oksigen di stasiun kereta Rangsit di provinsi Pathum Thani, Thailand/Net

Kesehatan

Jelang Pembelajaran Tatap Muka, Thailand Setujui Vaksin Pfizer untuk Anak Usia 12-18 Tahun

SENIN, 13 SEPTEMBER 2021 | 11:28 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Dalam upayanya untuk memulai kembali proses pembelajaran tatap muka di sekolah, Thailand akan segera melakukan vaksinasi kepada warga muda dengan rentang usia 12-18 tahun dengan menggunakan vaksin Pfizer.

Wakil juru bicara pemerintah Rachada Dhnadirek mengkonfirmasi hal itu pada Sabtu (11/9). Dia mengatakan, suntikan pertama akan diberikan pada 21 September kepada siswa dengan penyakit yang mendasari di Bangkok.

“Setelah siswa dengan kondisi kesehatan dan penyakit yang mendasarinya disuntik, siswa lain dalam kelompok usia 12-18 tahun di sekolah dan lembaga kejuruan nasional akan diberikan suntikan bulan depan,” kata Rachada, seperti dikutip dari Bangkok Post, Senin (13/9).


Menurutnya pemberian vaksin kepada anak-anak dilakukan setelah Pusat Administrasi Situasi Covid-19 (CCSA) menyetujuinya.

Rachada mengatakan Kementerian Pendidikan, Kementerian Kesehatan Masyarakat dan Administrasi Metropolitan Bangkok sedang merumuskan rencana peluncuran vaksin untuk siswa, termasuk tanggal inokulasi untuk berbagai segmen sasaran.

Sementara Menteri Pendidikan Treenuch Thienthong mengatakan suntikan harus dipercepat sehingga cukup banyak siswa yang diimunisasi dan pembelajaran tatap muka dapat dilanjutkan pada semester kedua yang dimulai pada bulan November.

Minggu ini, kementerian akan memberikan informasi tentang manfaat vaksinasi dan apa yang harus dilakukan sebelum dan sesudah mendapatkan suntikan vaksin bagi mereka yang setuju untuk disuntik.

Treenuch mengatakan sebelum inokulasi dilakukan, sekolah akan membagikan formulir persetujuan vaksinasi kepada orang tua.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

UPDATE

Presiden Prabowo Patok Belanja Negara Rp4.097 Triliun, Defisit Rp671,2 T di 2027

Jumat, 14 Agustus 2026 | 18:15

Pemerintah Anggarkan Belanja Rp4.097 Triliun untuk Delapan Program Prioritas di 2027

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:59

Titah Prabowo Usut Tambang Ilegal Wajib Dilaksanakan TNI-Polri

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:55

Prabowo Targetkan Efisiensi Rp360 Triliun dari Belanja Pemerintah

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:41

Muktamar NU dalam Pusaran Politik Kepentingan Umat

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:20

Prabowo Usul Beri Kewarganegaraan Ganda bagi Diaspora dengan Talenta Terbaik

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:10

Iwan Sumule: Program Prabowo adalah Amanat Konstitusi

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:09

Kepastian RUU Perampasan Aset, Menteri Hukum: Tunggu DPR Gelar Uji Publik

Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:53

Prabowo Siapkan Ambulans Udara hingga Tim Dokter Terbang untuk Layani Daerah Terpencil

Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:52

Prabowo Buka Opsi Datangkan Dokter dari Luar Negeri untuk Praktik di Indonesia

Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:32

Selengkapnya