Berita

Walikota Solo Gibran Rakabuming Raka/Net

Politik

Gibran Puji Kinerja Anies, Pengamat: Mungkin Mau Maju Pilkada DKI 2024

SENIN, 13 SEPTEMBER 2021 | 08:47 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pujian Walikota Solo Gibran Rakabuming Raka terhadap kinerja penanganan Covid-19 di bawah kepemimpinan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur Ahmad Riza Patria memunculkan spekulasi politik dari berbagai kalangan.

Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin menilai pujian dari putra sulung Presiden Joko Widodo itu sarat dengan makna politik. Terutama, kaitannya dengan posisi Gibran sebagai kepala daerah dan wacana Gibran yang digadang bakal maju Pilkada DKI Jakarta 2024.

"Itu hal positif apa yang dilakukan oleh Gibran. Belajar pada yang lebih berpengalaman. Tapi, bisa saja Gibran ada keinginan melangkah untuk maju di Pilkada 2024," kata Ujang Komarudin kepada Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu di Jakarta, Senin (13/9).


Menurut pengamat politik dari Universitas Al-Azhar Indonesia (UAI) ini, menjelang Pilkada DKI Jakarta 2024 segala kemungkinan masih bisa terjadi. Termasuk, potensi Gibran maju Pilkada DKI Jakarta, yang salah satu caranya "mendekati" Anies dan Riza selaku petahana.

"Iya. Semua kemungkinan bisa saja terjadi," kata Ujang Komarudin.

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka memuji kinerja Pemprov DKI Jakarta setiap kali rapat membahas penanganan Covid-19 di daerahnya.

"Jadi mumpung ada Pak Wagub di sini, saya curhat sedikit ya, pak. Jadi kami di Solo tiap kali kami rapat Covid-19 yang saya jadikan percontohan pasti Jakarta," kata Gibran.

Alasan Gibran menjadikan DKI Jakarta sebagai contoh adalah karena stok plasma darah yang diambil dari para penyintas Covid-19 melimpah.

Gibran juga memuji kinerja Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria.

"Sekali lagi ini luar biasa sekali, kerja keras dari Pak Anies, Pak Riza, untuk Jakarta, ini benar-benar jadi percontohan untuk kami yang ada di daerah," ujarnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lagi Sakit, Jangan Biarkan Jokowi Terus-terusan Temui Fans

Senin, 12 Januari 2026 | 04:13

Eggi-Damai Dicurigai Bohong soal Bawa Misi TPUA saat Jumpa Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 04:08

Membongkar Praktik Manipulasi Pegawai Pajak

Senin, 12 Januari 2026 | 03:38

Jokowi Bermanuver Pecah Belah Perjuangan Bongkar Kasus Ijazah

Senin, 12 Januari 2026 | 03:08

Kata Yaqut, Korupsi Adalah Musuh Bersama

Senin, 12 Januari 2026 | 03:04

Sindiran Telak Dokter Tifa Usai Eggi-Damai Datangi Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 02:35

Jokowi Masih Meninggalkan Jejak Buruk setelah Lengser

Senin, 12 Januari 2026 | 02:15

PDIP Gelar Bimtek DPRD se-Indonesia di Ancol

Senin, 12 Januari 2026 | 02:13

RFCC Complex Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 01:37

Awalnya Pertemuan Eggi-Damai dengan Jokowi Diagendakan Rahasia

Senin, 12 Januari 2026 | 01:16

Selengkapnya