Berita

Ilustrasi/Net

Politik

Diam-diam, Sejumlah Elite Politik Mulai Incar Kursi Bupati Probolinggo

SENIN, 13 SEPTEMBER 2021 | 00:19 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

. Kursi Bupati Probolinggo yang saat ini untuk dijabat dengan status Pelaksana Tugas (Plt) oleh Wakil Bupati Timbul Prihanjoko, rupanya sudah jadi incaran sejumlah partai politik.

Sejumlah parpol di Kabupaten Probolinggo diketahui mulai memantapkan barisan mereka untuk merebut kursi panas Bupati Probolinggo pada 2024.

Bahkan, mereka sengaja turun ke tingkat desa dan kecamatan, untuk menyolidkan para kadernya, agar bisa meraih suara terbanyak pada Pemilihan Legislatif (Pemilu) 2024 sebagai bekal dalam Pemilihan Kepala Darah (Pilkada) nanti.


Hal itu terungkap berdasarkan penelusuran Kantor Berita RMOLJatim, ke sejumlah kalangan partai politik yang mempunyai kursi di DPRD Kabupaten Probolinggo.

Salah satunya yang berhasil ditelusuri ialah Partai Gerindra Kabupaten Probolinggo.

Partai yang dikomandani oleh Jon Junaidi ini, setiap minggu mengumpulkan para kadernya. Pengumpulan kader ini yang tak lain adalah sebagai bekal menambahkan perolehan kursi di DPRD Kabupaten Probolinggo serta sebagai bekal dalam perebutan kursi panas Bupati Probolinggo dalam Pilkada 2024.

Pada Pileg 2019, partai besutan Prabowo Subianto ini hanya mampu memperoleh 7 kursi di DPRD Kabupaten Probolinggo. Namun, hal itu masih perlu meningkatkan perolehan kursi pada Pileg 2024, agar bisa memenuhi syarat dukungan legislatif menuju Pilkada 2024.

"Oh tidak untuk Pilkada. Kami memang sengaja turun ke dapil (Daerah Pemilihan) setiap Minggu, karena konsolidasi internal partai saja," sanggah Jon Junaidi kepada Kantor Berita RMOLJatim, Minggu, (12/9).

Bantahan Jon Junaidi yang merupakan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Probolinggo ini hanyalah sebagai upaya mengamankan partainya saja. Sebab, para kadernya mulai meneriakan Jon Junaidi sebagai calon Bupati Probolinggo yang akan diusung oleh Partai Gerindra.

"Pilkada masih jauh. Kita fokus dulu ke Pemilihan Legislatif. Yang penting kita solid dulu lah ya," jawab Jon, sambil menatap wajah kadernya yang menyuarakan Jon Junaidi calon Bupati Probolinggo.

Namun politikus asal Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo ini, tidak bisa mengelak lagi. Karena, para kadernya yang siap merebut hati rakyat meminta partainya bisa mengusung calon sendiri dalam Pilkada 2024.

Di sisi lain, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Probolinggo ternyata sudah mengumpulkan para kader juga dalam upaya merebut kursi panas Bupati Probolinggo.

"Kita masih fokus dulu lah ke Pileg 2024 ini. Pileg ini merupakan pesta demokrasi yang harus kita sukseskan," terang Ketua DPC PPP Kabupaten Probolinggo, Habib Salim Quraisy kepada Kantor Berita RMOLJatim, saat ditemui di kediamannya.

Niat para elite parpol ini menambah panas peta persaingan. Sebab, sebelumnya, Ketua DPC PKB Kabupaten Probolinggo, Abdul Malik Haramain, juga sudah menyatakan siap bertarung sebagai bakal calon Bupati Probolinggo di 2024.

Jurubicar Ketua PKB Kabupaten Probolinggo, Mustofa mengungkapkan, deklarasi calon Bupati Probolinggo dari PKB, adalah sebuah hal yang wajar.

Namun ia menyatakan, pertarungan politik sesungguhnya di Pilkada Kabupaten Probolinggo baru akan terjadi pada Maret 2024 mendatang. Saat itu, seluruh partai peserta Pemilu legislatif akan bertarung memperebutkan 50 kursi di DPRD Kabupaten Probolinggo.

“Dalam politik, semua bisa terjadi. Kawan bisa jadi lawan, dan sebaliknya. Untuk bicara Pilkada 2024 sebenarnya masih terlalu prematur. Namun untuk sounding siapa nama bakal calon Bupati yang akan diproyeksikan dan diusung oleh masing-masing partai, itu hal yang biasa saja,” ungkapnya, pada Mei lalu.

Partai Golkar Kabupaten Probolinggo seperti tak mau kalah. Mereka diam-diam juga akan mengusung calon sendiri. Saat ini sudah bertebaran gambar Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Probolinggo, Oka Mahendra Jati Kusuma, di media sosial.

Namun, Oka yang saat ini menjadi Wakil Ketua DPRD Kabupaten Probolinggo itu berdalih kalau pihaknya saat ini fokus pada mensejahterakan masyarakat di 325 desa dan 5 kelurahan serta 24 kecamatan.

Fokus demi kesejahteraan masyarakat saat ini adalah yang terpenting. Mengingat kondisi saat ini masih dilanda Pandemi Covid-19.

"Urusan Pileg dan Pilkada, itu urusan nanti sajalah. Kita fokus dulu ke masyarakat agar masyakarat makmur dan Kabupaten Probolinggo tetap kondusif," katanya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Ketua MPR Bicara Islam dan Kemajuan di Forum Mufti Dunia

Jumat, 12 Juni 2026 | 20:15

Cara Reaktivasi MyPertamina agar QR Code Aktif Lagi, Bisa Lewat Website dan Aplikasi

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:57

Dua Akses Stasiun MRT Dukuh Atas Ditutup Imbas Demo

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:54

Sinopsis Backrooms, Film Horor Adaptasi Serial YouTube yang Pecahkan Rekor Box Office

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:44

Demonstran Depan UOB

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:39

Palsukan Tanda Tangan, Bendahara BUMDes Diduga Korupsi Rp1,6 Miliar

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:35

KPK Didesak Naikkan Status Pejabat DJBC Ahmad Dedi ke Penyidikan

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:32

BRI Gelontorkan Dana Rp500 Miliar untuk Buyback Saham

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:14

Jadwal Lengkap Fase Grup Piala Dunia 2026

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:13

PDIP Diminta Tertibkan Kader Diduga Terlibat Program MBG

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:47

Selengkapnya