Berita

Otto Hasibuan menunjukan Laporan Polisi Moeldoko kepada ICW di Bareskrim/Ist

Hukum

Otto Hasibuan Bantah Moeldoko Arogan

JUMAT, 10 SEPTEMBER 2021 | 20:06 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Tudingan arogan yang dilontarkan oleh Indonesia Corruption Watch (ICW) kepada Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko dibantah Otto Hasibuan.

Sebelumnya, ICW menyayangkan sikap KSP Moeldoko yang merespon kajian 'promosi Ivermectin' dengan cara melapor ke polisi. ICW menyebut langkah tersebut menunjukkan arogansi kekuasaan.

Otto Hasibuan menepis anggapan itu, sebab, Moeldoko sudah melayangkan somasi ke ICW sebanyak 3 kali sebelum melapor ke polisi.


"Ya ini tambah ini lagi kan. Buktinya mereka ini memang sungguh-sungguh tidak mau minta maaf. Kalau dia arogansi kekuasaan, Pak Moeldoko tidak akan buat somasi sampai 3 kali," ujar Otto kepada wartawan di Bareskrim Polri, Jumat (10/9).

Otto menyebut Moeldoko datang sendiri ke Mabes Polri untuk melapor, tidak diwakilkan. Dia mempertanyakan maksud arogansi yang dilontarkan ICW.

"Bayangin, seorang pejabat negara 3 kali membuat somasi. Dan buktinya lagi, dia tidak main hakim sendiri. Tapi datang ke Mabes Polri. Menempuh saluran hukum. Apa itu arogansi?" tuturnya.

Otto mengatakan Moeldoko pantas disebut arogan jika dia memerintahkan polisi datang ke kantornya. Tapi kondisi yang terjadi justru sebaliknya.

"Kalau arogansi dia tidak perlu datang. Datang saja polisinya disuruh ke KSP. Bisa saja, kan? Tapi Pak Moeldoko datang ke sini, itu menunjukkan kerendahan hati beliau. Jadi tuduhan arogansi itu tidak tepat," imbuh Otto.

Otto juga menyinggung tudingan 'ekspor beras' yang juga disasar ke Moeldoko. Dia menyayangkan ICW yang setengah-setengah dalam meminta maaf.

"Begini, ini laporannya mereka ini utuh kan. Jadi, kalau laporannya secara utuh, dia tidak boleh setengah-setengah, dong. Nah dia melaporkan setengah-setengah, dan juga tidak mencabut pernyataan itu. Dan dia minta maafnya itu hanya begitu saja dalam satu surat biasa dan di dalam talkshow, tapi tidak sungguh-sungguh mencabut. Tidak boleh dong setengah-setengah mencabut, minta maaf," ungkapnya.

Otto meminta ICW meminta maaf secara serius kepada Moeldoko. Dia juga meminta ICW mencabut tuduhan terkait ekspor beras.

"Nanti bisa-bisa Pak Moeldoko juga setengah-setengah pula memberikan maafnya. Jadi kalau kita ingin istilahnya mau menyelesaikan suatu soal secara baik, maka harus tuntas penyelesaiannya," katanya.

"Tapi yang paling penting adalah dia harus cabut tuduhan itu. Itu dulu. Nomor dua, setelah dia cabut, baru dia minta maaf," sambung Otto.

Otto mengungkapkan, pelaporan ke polisi dilakukan karena ICW tidak mencabut tuduhan kepada Moeldoko soal ekspor beras.

"Kalau dia minta maaf tapi dia tidak dicabut tuduhan, itu ya sama saja dengan tetap menuduh Pak Moeldoko," imbuhnya.

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal

Senin, 02 Maret 2026 | 18:54

KAI Wisata Hadirkan Kereta Panoramic Rute Jakarta–Yogyakarta dan Solo

Sabtu, 28 Februari 2026 | 15:37

UPDATE

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

SPPG Majalengka Luruskan Video Viral MBG Ubi Bakar

Senin, 09 Maret 2026 | 00:02

Tujuh Truk Ikut Tertimbun Sampah TPST Bantargebang

Minggu, 08 Maret 2026 | 23:22

Mendesak Mitigasi Pasokan BBM Jaga Operasional PLTU Jelang Lebaran

Minggu, 08 Maret 2026 | 23:12

Perang Yang Sudah Kalah

Minggu, 08 Maret 2026 | 23:00

TPST Bantargebang Longsor, Tiga Nyawa Melayang

Minggu, 08 Maret 2026 | 22:45

Eskalasi Konflik Amerika Serikat-Israel versus Iran, Perspektif Strategi Militer Modern

Minggu, 08 Maret 2026 | 22:44

Spekulasi Bahlil soal Harga Minyak Dunia Terlalu Pede

Minggu, 08 Maret 2026 | 22:42

Prabowo Habiskan Akhir Pekan dengan Lima Ratas Berbeda di Hambalang

Minggu, 08 Maret 2026 | 22:33

Temu Kangen Prabowo dengan Mantan Ajudan dan Pengawal di Hambalang

Minggu, 08 Maret 2026 | 22:17

Selengkapnya